Komnas HAM Investigasi 6 Laskar FPI Tewas, Kapolda Metro Janji Terbuka

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 14 Des 2020 15:24 WIB
Ketua Komnas HAM dan Kapolda Metro bertemu di Gedung Komnas HAM. Pertemuan itu bahas konflik senjata antara polisi-FPI di Tol Jakarta-Cikampek Senin (7/12) lalu
Kapolda Metro Jaya di Komnas HAM (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, selesai menjalani pemeriksaan di Komnas HAM, Jakarta Pusat. Ia pun berjanji akan bersikap kooperatif dan terbuka terhadap jalannya investigasi Komnas HAM terkait peristiwa penembakan laskar FPI di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

"Saya gembira bisa hadir di tempat ini. Polda Metro Jaya, Polri akan sangat sangat kooperatif dan terbuka dalam proses investigasi yang dilakukan Komnas HAM," kata Fadil kepada awak media di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2020).

Pantauan detikcom di lokasi, Fadil selesai diperiksa pada pukul 14.14 WIB. Ia menjalani pemeriksaan selama 2 jam.

Ke depan, Fadil akan mendukung jalannya investigasi Komnas HAM yang transparan di mata publik. Polisi akan memberikan ruang terhadap Komnas HAM dalam menjalani penyelidikan secara independen sambil tetap bekerja dalam mengusut tuntas kasus ini.

"Kami akan berikan fakta berbasis scientific crime investigation. Kami tak mau membangun narasi, kami akan menjadikan fakta, kami tak mau membangun narasi. Dan itu akan kami support kepada Komnas HAM," tegasnya.

"Polda Metro Jaya akan transparan dan memberikan ruang kepada Komnas HAM agar hasil investigasi ini menjadi akuntabel di mata publik," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengapresiasi tindakan Fadil yang bersikap kooperatif selama menjalani pemeriksaan di Komnas HAM. Ia tidak menutup kemungkinan akan kembali meminta keterangan Fadil.

"Tadi sudah mintai keterangan, Pak Kapolda sangat kooperatif, kami Komnas HAM apresiasi Kapolda dengan jajarannya bersedia datang, terbuka juga menjelaskan dari perspektifnya Pak Kapolda. Tadi ada kesepakatan karena waktu terbatas, jadi permintaan keterangan belum selesai. Kami akan dalami lagi lebih detail satu per satu aspeknya, termasuk barang bukti. Tadi sudah disepakati Polda Metro Jaya terbuka dan komitmen apa yang dibutuhkan Komnas HAM terkait informasi, data, barang bukti nanti akan diberikan akses seluas-luasnya," ungkap Taufan.

Sebelumnya diberitakan, Fadil tiba di kantor Komnas HAM untuk menjalani pemeriksaan pada pukul 12.15 WIB. Ia datang seorang diri tanpa didampingi siapa pun.

Jenderal bintang dua ini datang lebih awal dari jadwal pemeriksaan yang sebelumnya diagendakan pukul 13.00 WIB. Agenda pemeriksaan terhadap Kapolda Metro merupakan lanjutan dari rangkaian penyelidikan yang dilakukan Komnas HAM terkait peristiwa kontak senjata antara polisi dan laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek beberapa waktu lalu. Melalui pemeriksaan jenderal bintang dua ini, Komnas HAM berharap mendapatkan gambaran utuh terkait konstruksi peristiwa penembakan laskar FPI.

(imk/imk)