Habiburokhman Desak Penangguhan Penahanan Rizieq: Agar Kasus Tak Dipolitisasi

Eva Safitri - detikNews
Senin, 14 Des 2020 14:08 WIB
Habiburokhman
Habiburokhman (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Mantan Kepala BIN, Hendropriyono, menyinggung bahwa keberadaan Habib Rizieq Shihab di tahanan dapat dimanfaatkan oleh politisi untuk kepentingan tertentu. Lantas, apa kata Habiburokhman, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra yang menyatakan bersedia menjamin penangguhan penahanan Habib Rizieq?

"Kami sangat menghormati Pak Hendro sebagai senior bangsa. Apa pun yang beliau sampaikan, pasti niatnya baik. Apa yang saya lakukan dengan menjadi penjamin juga agar kasus HRS tidak dipolitisir dan tetap di koridor hukum," ujar Habiburokhman pada Senin (14/12/2020).

Habiburokhman mengatakan ditahannya Habib Rizieq dapat menimbulkan pandangan pemerintah represif. Untuk itu, Habiburokhman menjelaskan dia mendukung pemerintah mengambil jalan tengah, yakni dengan menangguhkan penahanan Habib Rizieq.

"Kalau HRS ditahan, bisa 'digoreng' bahwa pemerintah represif. Jalan tengah biar nggak gaduh, silakan perkara lanjut tapi penahanan ditangguhkan," ucap Habiburokhman.

Habiburokhman kemudian mengajak semua pihak mengawal proses hukum terhadap Habib Rizieq. "Kita persilakan kedua belah pihak beradu alat bukti di sidang pengadilan. Ayo sama-sama kita kawal agar kasus ini tetap di koridor hukum," tuturnya.

Sebelumnya, Hendropriyono mengapresiasi penangkapan buron teroris Zulkarnaen alias Aris Sumarsono alias Daud alias Zaenal Arifin alias Abdulrahman di Lampung. Dia kemudian menyebut radikalisme di Indonesia dikembangkan oleh Abu Bakar Ba'asyir dan didukung Habib Rizieq.

"Alhamdulillah Densus 88 Polri, Polda Lampung dibantu TNI kemarin malam berhasil menangkap gembong kejahatan terorisme Zulkarnaen Kepala Asykari (Sayap Bersenjata) JI DPO kasus bom Bali I, Ambon, dan Poso tertangkap di Lampung Timur. Jika terorisme merupakan pohon, maka akarnya adalah radikalisme. Radikalisme dikembangkan oleh Abu Bakar Ba'asyir (kini dalam penjara) yang ternyata didukung oleh MRS. Dengan ditangkapnya imam FPI tersebut," kata Hendropriyono dalam keterangan tertulis, Senin (14/12/2020).

Hendropriyono kemudian menyinggung soal Habib Rizieq, dia mengingatkan jangan sampai keberadaan Habib Rizieq dan Abu Bakar Ba'asyir di dalam tahanan dimanfaatkan politikus tertentu untuk bermanuver. Apalagi jika manuver tersebut sampai mempengaruhi generasi muda Indonesia.

"Keberadaan Abu Bakar Ba'asyir (ABB) dan Muhammad Rizieq Shihab (MRS) dalam tahanan saat ini dapat dimanfaatkan para politikus tertentu untuk mengail di air keruh. Mereka akan (bahkan sudah mulai) mengambil kesempatan ini untuk kepentingan politik pribadinya. Jangan sampai manuver-manuver mereka yang menyesatkan itu, memperbudak pikiran kalian terutama dari generasi muda," tuturnya.

(eva/aud)