Gubernur Jabar Minta Tol Cipularang Tidak Ditutup
Senin, 30 Jan 2006 19:40 WIB
Bandung - Penutupan tol Cipularang membuat Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan prihatin. Ia mendesak pihak Jasa Marga dan Dinas Pekerjaan Umum melakukan rehabilitasi secepatnya terhadap retaknya badan jalan tol tersebut. "Mereka tentunya harus juga menyiapkan penanggulangan jangka panjang karena bagi Jawa Barat, tol ini suatu kebanggaan," ungkap Danny dalam jumpa pers di Gedung Pakuan, Jalan Cicendo, Bandung, Senin (30/1/2006). Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat beserta rombongan telah melakukan peninjauan terhadap lokasi retakan tersebut. Secara teknis, menurutnya penyebab terjadinya retakan tersebut diakibatkan oleh penurunan tanah. Karena di bawah jalur tol tersebut terdapat aliran sungai. "Ini harus segera diantisipasi agar tidak terjadi resiko yang besar. Tapi satu dua minggu ini selesai," harap Danny.Hingga saat ini tingkat laju rata-rata kendaraan yang melintas tol Cipularang per hari sudah menyamai tol Jagorawi. Danny menilai tol Cipularang cukup efektif sebagai jalur transportasi antara Jakarta dan Bandung. Rencananya, Gubernur Jabar beserta tim teknis akan menggelar rapat dengan tim Jasa Marga. Rapat tersebut juga akan dihadiri Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto. Pertemuan ini membahas terjadinya retakan terhadap jalan tol Cipularang tersebut.
(ton/)











































