Daya Dukung Lahan Rentan, Banjir & Longsor Mengancam

Daya Dukung Lahan Rentan, Banjir & Longsor Mengancam

- detikNews
Senin, 30 Jan 2006 18:03 WIB
Jakarta - Banjir dan tanah longsor banyak terjadi di berbagai daerah akhir-akhir ini. Hal itu disebabkan daya dukung lahan untuk kehidupan sangat rentan, karena banyaknya populasi.Demikian disampaikan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup (Menneg LH) Rachmat Witoelar usai rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/1/2006).Tanah longsor yang terjadi juga lebih disebabkan oleh adanya illegal logging sejak tahun 1990-an. Sedangkan banjir di kota-kota disebabkan daerah resapan sudah tidak bisa lagi maksimal akibat pengalihan lahan."Longsor karena hutan kita sudah gundul. Apalagi intensitas hujan terus-menerus. Sementara untuk banjir, karena sudah tidak ada lagi resapan air," urai Rachmat.Menurutnya, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sudah merevitalisasi analisa dampak lingkungan (amdal) dan pengembalian lahan.Sementara itu menurut Deputi Peningkatan Konservasi Sumber Daya Alam KLH Masnelyarti Hilman, daerah yang rawan terjadi longsor yang harus diwaspadai oleh masyarakat adalah di lereng pegunungan di atas 40 derajat di ketinggian 20 meter, serta di daerah pinggiran aliran sungai."Kita harapkan, begitu ada hujan, untuk kondisi tersebut, warga segera mengungsi," kata dia.Mengenai daerah rawan banjir, menurut Masnelyarti, berada di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan yang disebabkan banyak lahan hutan yang ditebang, sehingga tidak memiliki perekat tanah yang terbuat dari akar pohon. (san/)


Berita Terkait