Kejagung: 13 Manajer Investasi di Kasus Jiwasraya Selesai Akhir Tahun

Karin Nur Secha - detikNews
Jumat, 11 Des 2020 22:28 WIB
Gedung Bundar Kejaksaan Agung
Gedung Bundar Kejagung (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Jelang berakhirnya tahun 2020, Kejaksaan Agung (Kejagung) menargetkan penyelesaian kasus penting. Salah satu kasus yang ditargetkan selesai bulan ini adalah kasus dugaan korupsi di Jiwasraya.

"Iya, targetnya 13 MI (manajer investasi) Jiwasraya sudah harus clear di bulan ini. Nah, ini yang kita selesaikan di akhir tahun ini," ujar Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah kepada wartawan di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung RI, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/12/2020).

Febrie mengatakan Kejagung akan mengejar target menyelesaikan kasus Jiwasraya pada akhir 2020. Selain itu, hingga saat ini Kejagung masih belum bisa memastikan kapan akan mengekspos hasil penyitaan aset dari kasus ini.

"Ya itu kan masih berjalan di tingkat ini, mereka kan posisi sekarang banding. Tapi yang baru kan masih jalan (kasus) Piter Rasiman (Dirut PT Himalaya Energi Perkasa)," lanjutnya.

Hingga saat ini Kejaksaan Agung masih akan terus mencari aset lain dari kepemilikan Piter Rasiman.

"Piter Rasiman masih kita cari (aset), masih dilacak," ujarnya.

Selanjutnya, soal Pieter Rasiman dan soal 13 manajer investasi:

Selanjutnya
Halaman
1 2