Round-Up

Habib Rizieq Janji Penuhi Panggilan, Polisi Tetap Serukan Penangkapan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 11 Des 2020 20:31 WIB
Ketua Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah Habib Rizieq bersama Fachrurrozi Ishak, dan KH Abdul Rasyid Abdullah Syafii meluncurkan Konvensi Calon Gubernur Muslim Jakarta di Aula Buya Hamka Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Kamis (25/2/2016). Konvensi itu untuk menjaring calon di Pilkada 2017 mendatang.
Polisi menegaskan akan menangkap Habib Rizieq Shihab. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Habib Rizieq Shihab sudah dua kali mangkir dari panggilan polisi sampai akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Habib Rizieq absen dari panggilan polisi dengan alasan masih menjalani pemulihan setelah keluar dari RS UMMI Bogor.

Polda Metro Jaya pun mengultimatum akan menangkap Habib Rizieq. Pihak pengacara Front Pembela Islam (FPI) kemudian merespons dan menyatakan siap diperiksa dengan catatan polisi mengirim surat panggilan sebagai tersangka terlebih dahulu kepada kliennya.

Hal itu diungkap Wakil Sekretaris Umum FPI sekaligus pengacara Habib Rizieq, Aziz Yanuar, di Polda Metro Jaya, Jumat (11/12/2020) siang tadi. Aziz Yanuar datang ke Polda Metro Jaya untuk meminta surat pemanggilan untuk Habib Rizieq.

"Kan menangkap itu kan ada suratnya. Kan ada panggilan surat kan untuk diperiksa (tapi) tidak datang. Makanya kita ambil sekarang, kapan waktunya kita insyaallah akan penuhi," kata pengacara Habib Rizieq, Aziz Yanuar, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/12/2020).

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Aziz Yanuar mengklaim, Habib Rizieq sebetulnya siap menghadiri pemeriksaan pada Senin (14/12) mendatang, tetapi dinamika berubah. Hal itu, menurutnya, sudah dikonsultasikan dengan penyidik saat Habib Rizieq dipanggil untuk kedua kalinya.

"Kita rencananya Senin, 14 Desember mendatang, akan datang bersama Habib Rizieq dan lima saksi lainnya, yang saat ini tersangka, untuk diperiksa. Akan tetapi perkembangan dinamikanya berubah," kata Aziz Yanuar di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/12/2020).

"Sebenarnya pada pemanggilan yang kedua terkait HRS beberapa hari yang lalu, kita sudah berkomunikasi, yaitu mendatangi dan mengirimkan surat permohonan untuk penjadwalan ulang sebagai saksi atas kasus yang dimaksud," sambungnya.

Namun polisi tidak memberikan toleransi lagi dan tetap akan menangkap Habib Rizieq. Simak di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2