Tak Percaya Bambang Tewas di KJRI, Sang Ibu Nangis Terus
Senin, 30 Jan 2006 16:13 WIB
Jakarta -
Kematian Bambang Wilianto menyisakan duka sangat mendalam bagi keluarganya. Nyuk Kian, ibu WNI yang tewas di KJRI New York itu, tak berhenti menangis. Istri Bambang mengurung diri karena masih shock."Ibu sampai sekarang masih nangis terus belum bisa menerima kematian Bambang. Istrinya masih shock," kata paman Bambang, John Wilki, saat ditemui detikcom dan Antara, di rumah orangtua Bambang, Jalan Mangga XX, Tomang Barat, Senin (30/1/2006).Keluarga hingga kini tidak percaya Bambang melakukan bunuh diri. Meski begitu, keluarga tidak akan meminta kepolisian New York mengusut lebih dalam kematian Bambang. "Kita pasrah saja karena mungkin sudah jalannya seperti itu," kata John. Keluarga mengharapkan proses kremasi jenazah dilakukan setelah kakak Bambang, Meilan, tiba di Amerika Serikat (AS). Keluarga sudah menelepon kepolisian New York dan diberitahu hasil visum jenazah Bambang baru bisa diketahui Kamis, 2 Februari.Sementara itu sejak pukul 14.00 WIB, beberapa keluarga dan teman dekat Bambang mulai melayat ke rumah duka. Mayoritas mengaku shock mendengar Bambang meninggal karena bunuh diri. Sedangkan Ketua RT II RW III tempat kediaman keluarga Bambang, Muhammad Fauzi, mengatakan sekitar 2 bulam lalu pria 36 tahun itu mengurus kartu tanda penduduk (KTP) dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Di mata Fauzi, Bambang orang yang baik. "Kalau pagi pas libur, dia dan istrinya keliling komplek sambil menyuapi anak-anaknya. Kalau ketemu warga suka menegur," kata Fauzi.
(iy/)










































