Wartawan Makassar Demo Kodam Wirabuana

Wartawan Makassar Demo Kodam Wirabuana

- detikNews
Senin, 30 Jan 2006 13:33 WIB
Jakarta - Kesal dengan penganiayaan yang dilakukan anggota TNI dari Detasemen Zipur Manado terhadap sejumlah wartawan di Manado ketika sedang melakukan liputan, puluhan wartawan dari Solidaritas Wartawan Makassar menggelar aksi unjuk rasa memrotes hal tersebut. Sekitar 50 orang wartawan ini melakukan unjuk rasa di depan pintu masuk Kodam VII Wirabuana, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Senin (30/01/2006). Unjuk rasa yang dimulai pukul 10.30 Wita ini meminta agar Pangdam VII Wirabuana, Mayjen Arief Budi Sampurno, segera mengusut tuntas kasus penganiayaan dan pengrusakan kamera televisi milik sejumlah wartawan Manado. "Kasus seperti ini sudah seringkali terjadi. Dan sampai saat ini, belum pernah ada tindakan yang nyata dari aparat," tutur Suparno, koordinator aksi. Selain itu, para kuli disket ini juga meminta pimpinan TNI meminta maaf kepada kalangan pers melalui media massa. "Meskipun kami sebenarnya sudah muak dengan permintaan maaf. Karena kasus seperti ini seringkali terulang lagi. Kami meminta keseriusan aparat untuk menghargai profesi kami," terang Suparno yang juga wartawan Trans TV Makassar. Selain berorasi, para wartawan pun menggelar sejumlah poster yang dibawanya. Sebagian poster berisikan gambar karikatur tentang wartawan yang seringkali dihadang oleh intimidasi TNI. Penganiayaan terhadap wartawan ini terjadi pada Sabtu (28/01/2006) malam. Saat itu, wartawan Indosiar dan Global TV yang ingin mengambil gambar korban dari oknum TNI yang tewas karena bentrok dengan aparat kepolisian dari Polres Manado, dihalang-halangi. Tak lama kemudian, mereka dikeroyok oleh oknum TNI. Akibatnya, selain mengalami luka memar, kamera kedua wartawan tersebut dirampas dan dirusak. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads