Pakar ITB Khawatirkan Konstruksi Tol Cipularang Tak Sesuai Desain

Pakar ITB Khawatirkan Konstruksi Tol Cipularang Tak Sesuai Desain

- detikNews
Senin, 30 Jan 2006 12:33 WIB
Jakarta - Amblasnya ruas jalan Tol Cipularang di Km 96/800 sudah dikhawatirkan sejak awal. Pasalnya, di kawasan tersebut merupakan tanah lempung, sehingga jika terkena air bisa mengembang."Spesifikasi tanah lempung peka terhadap air. Sehingga jika terjadi hujan bisa menyebabkan tanah mengembang dan tanah bisa bergeser turun," kata Pakar Konstruksi ITB Wayan Sengara saat dihubungi detikcom, Senin (30/1/2006).Sebagai salah seorang yang diminta untuk memberikan rekomendasi atas desain jalan Tol Cipularang. Dalam rancangan awal, pihaknya mengetahui jika di wilayah bertanah lempung seperti di Km 96/800 perlu konstruksi yang spesifik."Di atas timbunan tanah lempung, harus ditimbun lagi dengan tanah yang memenuhi spesifikasi tertentu. Dengan demikian jika terkena air, jalan tetap aman," kata Wayan Sengara.Namun pihaknya tidak mengetahui apakah desain yang pernah di-review-nya tersebut memenuhi standar atau tidak. "Saya hanya sampai pada tahap desain. Sementara konstruksinya diserahkan kepada kontraktor. Saya kira konstruksinya perlu diselidiki," kata Wayan Sengara.Wayan Sengara yakin jika desain Tol Cipularang seperti yang pernah diperiksanya dijalankan, maka jalan Tol Cipularang tidak berhahaya. Dengan demikian, jika desain sudah tidak masalah, maka perlu dicek pelaksanaannya.Untuk itu, dosen Teknik Sipil ITB ini mendesak pemerintah agar menyelidiki penyebab longsornya Tol Cipularang. "Saya rasa perlu penyelidikan hingga tuntas. Jangan sampai membahayakan pengendara yang lewat. Saya rasa Departemen PU bisa menutup jalan untuk mengecek, dan setelah selesai bisa dibuka kembali," ujarnya. (jon/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait