Wamang Cs Salah Bidik, Harusnya TNI, Bukan Karyawan Freeport

Wamang Cs Salah Bidik, Harusnya TNI, Bukan Karyawan Freeport

- detikNews
Senin, 30 Jan 2006 12:10 WIB
Jakarta - Antonius Wamang Cs ternyata salah sasaran. Pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kelly Kwalik tidak pernah memerintahkannya menembak karyawan PT Freeport di Timika. Sasaran perintah itu ternyata anggota TNI yang berjaga-jaga di perusahaan asal AS itu.Hal itu diungkapkan Kapolri Jenderal Pol Sutanto dalam raker dengan Komisi III DPR di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (30/1/2006).Antonius Wamang dan kawan-kawannya, kata Kapolri, menerima perintah dari Kelly Kwalik pada akhir Juni 2002. Mereka diminta mengganggu fasilitas Freeport. "Sasaran utamanya adalah mencegat dan membunuh TNI yang ada di Freeport," kata Kapolri.Namun dalam kenyataannya di lapangan terjadi salah sasaran. Dua mobil yang diserang Wamang Cs di Mile 62-63 pada 31 Agustus 2002 ternyata ditumpangi karyawan yang terdiri dari warga AS dan Indonesia, bukan anggota TNI.Akibat penembakan itu, 3 orang meninggal dunia, yakni dua warga AS dan satu WNI. Sedangkan 11 karyawan lainnya luka-luka. Mereka terdiri dari 8 warga AS dan 3 WNI. Saat itu 14 karyawan Freeport ini akan menuju Tembaga Pura.Usai penembakan itu, Wamang Cs sempat buron. Namun pada 11 Januari pukul 22.00 Wita, 12 tersangka pelaku berhasil ditangkap di Hotel Amole II, Kwampi Lama, Timika. 8 Orang di antaranya ditahan, sedangkan 4 lainnya dilepas. 8 Orang itu kemudian dibawa ke Mabes Polri di Jakarta, karena mereka menolak diperiksa Polda Papua. (umi/)


Berita Terkait