Puasa Senin Kamis: Niat, Keajaiban, hingga Doa Berbuka

Tim Hikmah detikcom - detikNews
Rabu, 09 Des 2020 18:12 WIB
Ornamental Arabic lanterns with burning candles. Glittering golden bokeh lights. Plate with date fruit on the table. Greeting card for Muslim holiday Ramadan Kareem, iftar dinner background.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Tabitazn/Puasa Senin Kamis: Niat, Keajaiban, hingga Doa Berbuka
Jakarta -

Puasa Senin Kamis adalah puasa sunnah yang dicontohkan Rasulullah. Puasa ini dilakukan setiap hari Senin dan Kamis.

Tata cara puasa Senin Kamis yakni berpuasa dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Saat lagi berpuasa, kita tidak boleh melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan atau minum dengan sengaja, keluar darah haid atau nifas, muntah yang disengaja, keluar mani yang disengaja, jima' atau bersetubuh, gila atau hilang akal.

Sebelum berpuasa Senin Kamis, kita dianjurkan melakukan sahur. Sahur tidak wajib dilakukan namun dianjurkan untuk menjaga kebugaran tubuh.

Selain itu, sebelum makan kita harus membaca niat puasa Senin Kamis. Niat puasa Senin Kamis bisa digabung dengan niat puasa sunah lainnya seperti puasa Daud, puasa syawal, dan sebagainya.

Namun puasa Senin Kamis tidak bisa digabung dengan puasa qadha (pengganti puasa wajib).

Berikut tentang Puasa Senin Kamis:

1. Niat Puasa Senin Kamis


Niat Puasa Senin:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya niat puasa sunnah hari Senin, sunnah karena Allah Taala."

Niat Puasa Kamis:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya niat puasa sunnah hari Kamis, sunnah karena Allah Taala."

2. Keajaiban Puasa Senin Kamis

Dalam dari buku Puasa Senin-Kamis oleh Mahmud Ahmad Mustafa dan
Rahasia Rumah Tangga Rasullah oleh Yola Hemdi, disebutkan keajaiban puasa Senin Kamis yakni:

Mengapa Nabi Muhammad menganjurkan kita untuk berpuasa pada Senin Kamis? Ternyata ada keajaiban di balik puasa Senin Kamis.

a. Hari Ketika Amal Para Hamba Diperiksa

Nabi Muhammad SAW memberikan contoh berpuasa senin kamis pada umatnya salah satunya karena hari Senin dan Kamis amal-amal para hamba akan dilaporkan dan diperiksa oleh Allah.

Hal ini sesuai dengan Hadits Tirmidzi, diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Amal-amal perbuatan itu diajukan (diaudit) pada hari Senin dan Kamis. Oleh karena itu aku ingin amal perbuatanku diajukan (diaudit) pada saat aku sedang puasa." (HR Tirmidzi).


b. Hari Dibuka Pintu-pintu Surga

Allah memiliki waktu khusus untuk membukakah pintu surga yakni pada bulan Ramadhan. Namun setiap pekannya, Allah membukakan pintu-pintu surga yakni pada hari Senin dan Kamis.

"Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka diampuni dalam kedua hari itu setiap hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, kecuali orang yang di antaranya dan saudaranya terdapat permusuhan. Kemudian dikatakan, lihatkah kedua orang ini hingga keduanya berdamai." (HR Al Khatib, Muslim, ABu Daud, Nasa'i, At-Tarmidzi, dan Ibnu Hibban).

c. Senin Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Senin adalah hari kelahirkan Nabi Muhammad SAW. Muhammad lahir pada Senin, 12 Rabiulawal tahun 571 Masehi.

Abu Qatadah ra menceritakan, Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa pada hari Senin. Jawab Beliau:

"Hari itu saya dilahirkan, hari itu saya diutus, dan di hari itu Al Quran diturunkan kepadaku." (HR Muslim).

d. Hari Diutusnya Muhammad SAW

Allah menurunkan Kitab Suci Al Quran kepada Nabi Muhammad pada hari Senin. Nabi Muhammad pun menyambut dengan ritual khusus pada hari itu yakni berpuasa.

Sebagai umat Islam yang baik, tentunya kita lebih mengagungkan hari lahirnya Nabi Muhammad dan Al Quran dengan berpuasa sebagaimana Nabi SAW telah mencontohkannya.

3. Doa Berbuka Puasa Senin Kamis

Arab:

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Latin: Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah

Artinya: Rasa dahaga telah hilang, kerongkongan telah basah dan atas kehendak Allah pahala telah ditetapkan. Insya Allah.

(nwy/erd)