Selidiki Bentrok TNI-Polri, Pangdam Wirabuana ke Manado

Selidiki Bentrok TNI-Polri, Pangdam Wirabuana ke Manado

- detikNews
Senin, 30 Jan 2006 11:27 WIB
Makassar - Buntut bentrokan antara aparat TNI dan Polri yang menewaskan satu orang di Manado, Sulawesi Utara, Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Arif Budi Sampurno Senin (30/1/2006) siang berangkat ke Manado untuk menyelidiki langsung penyebab bentrokan tersebut.Setelah dilakukan penyelidikan, Pangdam Wirabuana mengaku tidak segan-segan untuk menindak para oknum yang terlibat dalam kekerasan tersebut. Hanya, dirinya belum menentukan jenis sanksi karena baru akan terjun ke lapangan."Sampai saat ini saya belum bisa beri penjelasan detail. Saya tidak percaya dengan versi yang dikeluarkan selama ini. Saya akan turun langsung ke lapangan bersama Kapolda dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi secara keseluruhan," kata Arif Budi kepada wartawan di Makodam Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (30/1/2006).Pangdam Wirabuana ini juga mengatakan akan mengganti semua kerugian yang diderita oleh sejumlah wartawan yang dianiaya aparat. "Harusnya anggota TNI tidak boleh berbuat sewenang-wenang seperti itu," katanya sesaat sebelum menuju Bandara Hasanuddin, Makassar.Bentrokan antara anggota Polres Manado dan TNI dari Zipur Manado ini terjadi pada Sabtu 28 Januari pukul 23.00 Wita. Akibat bentrokan ini, satu anggota TNI Zipur tewas karena ditabrak truk anggota Polres Manado bernama Serda Farli Achmad.Sementara itu dikabarkan 3 anggota TNI lainnya cidera. Sampai saat ini, cerita soal bentrokan aparat TNI dan Polri ada beberapa versi. Sedangkan versi resmi belum ada.Penyebab bentrokan dikabarkan berawal dari sekelompok anggota Polres Manado yang melakukan pengamanan di kawasan Mal Marina, Jalan Boulevard, Manado.Ketika anggota Polres akan masuk ke kompleks mal, tiba-tiba mereka dihadang oleh 6 unit sepeda motor dengan para pengendara mirip anggota TNI. Anggota TNI melarang polisi masuk, dengan alasan wilayah tersebut bukan kawasan polisi. Akhirnya terjadi pertengkaran antara polisi dengan TNI. (jon/)


Berita Terkait