Pantau Pencoblosan di TPS, Andre Rosiade Sebut Prokes Berjalan Baik

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Rabu, 09 Des 2020 14:44 WIB
Andre Rosiade
Foto: istimewa
Jakarta -

Anggota DPR RI Dapil Sumbar 1 Andre Rosiade memantau proses pemungutan suara Pilkada serentak di Sumbar. Di TPS 07 Kelurahan Purus, Padang Barat, Andre melihat protokol kesehatan (proses) sudah dilaksanakan dengan baik oleh petugas KPPS dan para pemilih.

"Alhamdulilah, kami siang ini melihat proses pemungutan suara berjalan cukup baik. Di beberapa TPS yang kami lihat seperti di Jati, Nanggalo, dan Singgalang, Kototangah semua cukup baik prosesnya. Semoga tidak menjadi klaster baru Pilkada ini," kata Andre dalam keterangan tertulis, Rabu (9/12/2020).

Andre RosiadeAndre Rosiade Foto: istimewa

Andre melihat setiap petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) yang baik. Seperti faceshield dan masker dan perlengkapan pencuci tangan.

"Kami mengapresiasi para petugas KPPS yang sangat patuh terhadap aturan prokes dengan baik. Semoga berjalan dengan baik," ucapnya.

Andre mengatakan sampai pukul 11.30 WIB dia berkeliling di 11 TPS, belum ada yang mencapai 70% kedatangan. Bahkan masih ada yang di bawah 50%. Tentunya ini sangat merisaukan, karena ada kemungkinan tingkat partisipasi warga memilih rendah dibandingkan Pileg atau Pilkada sebelum-sebelumnya.

"Kami berharap pemilih tetap datang dan tingkat partisipasi meningkat. Karena, Pilkada akan lebih baik dengan partisipasi yang tinggi. Tapi karena pandemi COVID-19 ini, banyak yang memprediksi akan menurun. Semoga tidak terlalu buruk dari pemilihan-pemilihan langsung sebelumnya," harapnya.

Andre RosiadeAndre Rosiade Foto: istimewa

Andre mengharapkan Pilkada berjalan baik dan semua pihak bisa menerima hasilnya dengan lapang dada. Sebab, Pilkada adalah Alwi demokrasi yang harus diikuti dengan hati riang dan Badunsanak (berkeluarga). Apapun hasilnya jangan sampai memecah belah kesatuan dan persatuan.

"Bagi yang menang, selamat dan bisa memimpin Sumbar dengan baik. Bagi yang tidak puas, bisa menempuh jalur konstitusi dengan menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Yang penting Pilkada berjalan damai," tandasnya.

(ega/ega)