Cabup Barru Malkan Wafat di Hari Pencoblosan, Sempat Minta Doa Kemenangan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Rabu, 09 Des 2020 13:54 WIB
Cabup Barru, Malkan Amin (Foto: dok Istimewa)
Cabup Barru, Malkan Amin (Foto: dok Istimewa)
Makassar -

Calon Bupati Barru Malkan Amin tutup usia di hari pencoblosan Pemilihan Bupati (Pilbup) Barru 2020. Politikus Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) Rahman Pina mengenang almarhum Malkan yang berjuang di Pilbup Barru hingga akhir, bahkan sempat memohon doa restu kemenangan.

"Seluruh proses kampanye hingga minggu tenang beliau hadiri. Terakhir memohon doa menanti kemenangan pukul 12.00 Wita hari ini," ujar Rahman Pina, yang merupakan Wakil Ketua Komisi A DPRD Sulsel, kepada detikcom, Rabu (9/12/2020).

Rahman, yang juga Ketua AMPG Sulsel, mengungkapkan hanya 1 tahapan Pilbup Barru yang tidak diikuti almarhum Malkan, yakni debat kedua Pilbup Barru. Tapi, ketidakhadiran Malkan di debat kedua bukan karena sakit atau halangan lainnya.

"Tak sempat hadir di debat kedua Pilkada Kabupaten Barru bukan karena ia sakit. Malkan Amin tak hadir karena ada sikap yang prinsip, beliau menilai penyelenggara KPU tak lagi netral," katanya.

Rahman, yang beberapa kali masih berkoordinasi dengan Malkan, seketika kaget mendengar kabar wafatnya Malkan.

"Tiba-tiba muncul di grup WA Golkar Sulsel, H Malkan Amin meninggal, sontak membuat grup hening," imbuhnya.

Rahman, yang tidak percaya pada kabar tersebut, lantas menghubungi Ketua DPRD Sulsel yang juga politikus Golkar Sulsel Andi Ina Kartika. Sebab, Andi Ina diketahui mengawal Malkan hingga akhir kampanye.

"Ibu Ketua selama ini aktif bersama beliau, bahkan minggu terakhir kampanye Ia masih bersama. Belum sempat bicara (saat ditelepon), suara tangis Bu Ina sudah pecah, pertanda kedukaan itu benar benar sudah datang," ujar Rahman.

"Pak Malkan Amin telah pergi. Calon andalan usungan Golkar itu belum sempat mendengar bagaimana hasil akhir di KPU Barru. Bahkan perhitungan di TPS pun belum dimulai. Selamat jalan Pak Malkan, namamu abadi," pungkasnya.

Sementara itu Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe menilai Malkan disebut memiliki andil besar membesarkan Golkar. Menurutnya, Malkan Amin merupakan politisi panutan yang tangguh, kuat, dan jiwa militansinya di Golkar tidak perlu diragukan.

Malkan Amin yang berpasangan dengan A. Salahuddin Rum di Pilkada Barru merupakan salah satu target kemenangan Golkar di Pilkada serentak Sulsel.

"DPD I Golkar Sulsel hari ini sangat berduka yang paling dalam, di hari pencoblosan Pak Malkan Amin meninggal dunia," kata Taufan Pawe kepada wartawan, Rabu (9/12/2020).

"Jujur kami sangat kehilangan sosok kepribadian beliau. Kondisi ini sangat menyulitkan Partai Golkar karena data-data terakhir, elektoral beliau sangat baik. Tetapi apapun hasilnya itu bagian yang sangat luar biasa dari proses perjuangan almarhum untuk membesarkan Partai Golkar," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Malkan mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di RSUP Wahidin, Makassar, karena terpapar virus Corona (COVID-19). Kabar ini dibenarkan Taufan Pawe.

"Ya COVID. Kemarin masuk rumah sakit dan yang pertama tangani RS Bhayangkara dan setelah dianggap serius dibawa ke RS Wahidin dan ternyata COVID," kata Taufan kepada wartawan, Rabu (9/12).

(nvl/idh)