Garuda Kembali Terbang di Semarang

Garuda Kembali Terbang di Semarang

- detikNews
Minggu, 29 Jan 2006 22:26 WIB
Jakarta - Setelah sempat mengalihkan penerbangan ke Solo akibat tergenangnya landas pacu Bandara Ahmad Yani Semarang, maskapai penerbangan Garuda Indonesia kembali melayani penerbangan dari dan menuju Semarang.Penerbangan Garuda dari dan menuju Semarang telah berjalan normal, setelah pesawat GA-250 yang melayani rute Jakarta – Semarang mendarat di Bandara Ahmad Yani Semarang pada pukul 18.46 WIB."Pesawat B-737-300 dengan nomor penerbangan GA-250 tersebut merupakan pesawat Garuda pertama yang mendarat di Bandara Ahmad Yani, Semarang setelah sebelumnya bandara tersebut dinyatakan tertutup sejak hari Jumat 27 Januari lalu," ujar Kepala Komunikasi Perusahaan Garuda Pujobroto dalam surat elektroniknya yang diterima detikcom, Minggu (29/1/2006), Selain GA-250, penerbangan Garuda yang beroperasi di Bandara Ahmad Yani adalah GA-253. Pesawat ini melayani rute Semarang – Jakarta, berangkat dari Bandara Ahmad Yani pada pukul 19.35 WIB dan tiba di Jakarta pukul 20.20 WIB serta GA-254 yang melayani rute Jakarta – Semarang, berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, pukul 19.15 WIB, tiba di Semarang pukul 20.15 WIB.Sementara empat penerbangan Garuda lain yang hari ini melayani Jakarta – Semarang (GA-230, GA-232, GA-234, GA-238) dan Semarang– Jakarta (GA-231, GA-233, GA-235, GA-239) dilayani Garuda melalui Solo, karena Bandara Ahmad Yani masih dinyatakan tertutup (tidak beroperasi) karena landasan Bandara Ahmad Yani terendam air.Bandara Ahmad Yani Semarang yang memiliki panjang landasan 1.850 meter tersebut sebelumnya terendam banjir, dan meskipun telah dilakukan berbagai upaya, termasuk memompa air yang menggenangi landasan tersebut, namun karena hujan yang terus turun, maka landasan hanya tersisa sepanjang 1.400 meter. Akibatnya, pesawat B-737 (seri 300, 400, 500) Garuda yang melayani rute dari dan menuju Semarang tidak dapat beroperasi di Bandara Ahmad Yani, karena pesawat B-737 tersebut membutuhkan landasan minimal sepanjang 1.500 meter.“Manajemen Garuda pun menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan dan kekurangnyamanan penerbangan yang mungkin terjadi,” ujarnya. (ddn/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads