Petinggi PKB Tolak Playboy

Petinggi PKB Tolak Playboy

- detikNews
Minggu, 29 Jan 2006 13:31 WIB
Jakarta - Penolakan terhadap penerbitan majalah Playboy belum juga usai. Meskipun pihak penerbit berjanji akan lebih sopan, penolakan tetap saja datang. Salah satunya dari petinggi politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dari PKB Erman Suparno meminta penerbitan majalah yang berlambang kelinci itu dihentikan. Dia juga mendesak kepolisian dan Dewan Pers untuk terlibat dalam proses penghentian penerbitan itu."Saya terus terang saja tidak setuju. Tidak usah terbit dululah. Kita harus bangun budaya bangsa yang lebih baik," katanya di sela-sela rapat konsolidasi nasional Fraksi PKB dengan Kepala Daerah dan pimpinan DPRD se-Indonesia di Hotel Sari Pan Pacifik, Jakarta Pusat, Jl Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (29/1/2006).Menurutnya, lebih baik membuat majalah yang lebih produktif daripada membuat kontroversi. Penerbitan majalah ini membuat efek negatif di masyarakat.Penolakan yang sama diungkapkan oleh Penasehat Fraksi dan Ketua Dewan Syuro PKB Arifin Djunaedi. Dia mendukung kelompok-kelompok yang menolak penerbitan Playboy. Namun dia berharap penolakan tidak hanya berhenti pada majalah Playboy, karena masih banyak majalah lain yang lebih vulgar."Saya mendukung mereka tapi harus konsisten. Yang di Glodok itu (VCD porno) lebih banyak, kenapa tidak diributkan," ujarnya.Dia juga meminta pihak penerbit memahami penolakan masyarakat ini. Hal ini karena alasan penerbit untuk mengedarkan terbatas tidak mempunyai jaminan apapun. Selain itu, penolakan juga karena kakhawatiran efek negatif di masyarakat. Sebelumnya, Ketua Umum PPP Hamzah Haz yang juga mantan Wakil Presiden RI menegaskan rencana penerbitan majalah Playboy di Indonesia dapat semakin merusak citra Indonesia yang selama ini sudah rusak karena citra teroris, narkoba, dan KKN. Hamzah meminta penerbitan majalah itu dibatalkan saja. (atq/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads