Hamzah Haz: Playboy Rusak Citra Indonesia
Minggu, 29 Jan 2006 12:09 WIB
Jakarta - Ketua Umum PPP Hamzah Haz yang juga mantan Wakil Presiden RI menegaskan rencana penerbitan Majalah Playboy di Indonesia dapat semakin merusak citra Indonesia yang selama ini sudah rusak karena citra teroris, narkoba, dan KKN. Hamzah meminta penerbitan majalah itu dibatalkan saja."Bukan hanya isi, tapi nama Playboy saja sudah mencerminkan bahwa kita sudah sangat buruk dalam akhlak kita. Kita sudah jelek dengan teroris, narkoba, KKN, dengan diterbitkannya Majalah Playboy makin jelek kita," ujar Hamzah usai kampanye makan mie ayam dan bakso pada HUT PPP ke-33 di depan Kantor Gubernur DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu(29/1/2006). Menurut Hamzah, dengan diterbitkannya majalah Playboy negara Indonesia kembali ke zaman tahun 70an, yaitu zaman yang menonjolkan seksualitas.Berbeda dengan negara Thailand yang saat ini hanya menonjolkan produktifitas. Ditambahkannya, sebagai negara yang berke-Tuhanan Yang Maha Esa dan yang menjunjung agama, negara kita tidak sepatutnya mengizinkan penerbitan Majalah Playboy mengingat dampaknya dapat merusak moral bangsa, terutama moral generasi muda."Bahkan negara-negara yang mayoritasnya bukan Islam dan menjunjung liberalisme seperti Singapura dan Malaysia tidak mengizinkan penerbitan Majalah Playboy," tegas Hamzah.
(mly/)











































