Pengakuan Istri Terduga Teroris di Jambi yang Ditangkap Bersama Rekan

Ferdi Almunanda - detikNews
Senin, 07 Des 2020 10:52 WIB
Ledakan terjadi di kawasan Monas, pagi ini (3/12). Aparat keamanan pun langsung bersiaga dan mengamankan lokasi ledakan dengan memasang garis polisi.
Ilustrasi garis polisi. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jambi -

Polda Jambi menyerahkan kasus penangkapan dua terduga teroris yang diamankan di Jambi ke Mabes Polri. Dua terduga teroris berinisial MS dan PA itu ditangkap Tim Densus 88 Antiteror dengan dibantu polisi di Jambi.

"Terkait kasus itu bukan wewenang saya, itu kita serahkan ke Mabes Polri, langsung ke Mabes," kata Kapolda Jambi, Irjen A Rachmad Wibowo, kepada wartawan di Mapolda Jambi, Jalan Jenderal Sudirman, Thehok Kota, Jambi, Senin (7/12/2020).

Dua terduga teroris itu ditangkap tim gabungan Mabes Polri dan Mapolda Jambi pada Minggu (6/12). Penangkapan itu dilakukan di rumah salah seorang terduga berinisial MS di RT 01, Keluruhan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Dari penangkapan itu, dua terduga anggota jaringan teroris ini merupakan warga Kota Jambi dan Payakumbuh, Sumatera Barat.

Ketua RT 01, Gomuk Tua Ritonga, membenarkan salah satu warganya ditangkap polisi atas dugaan terlibat tindak pidana terorisme. Gomuk mengatakan penggeledahan dilakukan pihak Tim Densus 88 dan anggota Polda Jambi.

"Saya lihat barang bukti yang dibawa polisi ada handphone, pisau, buku tabungan termasuk ATM dan ada fotokopi penarikan uang, serta ada empat buah buku tentang keagamaan," katanya.

Ketua RT 01 itu juga mengatakan terduga teroris berinisial Y sudah hampir dua minggu tinggal di rumah MS. Namun dia mengaku belum menerima laporan dari MS selaku pemilik rumah terkait Y yang tinggal di rumahnya tersebut.

"Dia tinggal di daerah saya ini belum ada laporan ke Ketua RT dan pemilik rumah juga tidak ada melapor ke RT terkait yang tinggal di rumahnya," kata Gomuk Tua Ritonga.

Sementara itu, sebelumnya istri dari MS saat dikonfirmasi di rumahnya mengatakan, hubungan suaminya dengan terduga teroris Y tersebut merupakan teman lama. Disebutkan MS dan Y kenal sejak waktu masih bujangan dulu karena mereka sama-sama pernah bekerja di pabrik roti di Lampung.

"Saya tahu inisialnya PA, tetapi pas ditangkap tadi inisialnya kata polisi Y dan berasal dari Payakumbuh, Sumatera Barat. Dia tinggal di rumah saya ini sudah hampir dua minggu dan katanya dia mau membuka usaha roti di Kota Jambi jadi dia numpang tinggal di rumah saya," kata SM, istri dari terduga teroris MS.

"Tidak ada mencurigakan dari Pak Y ini, dia setiap hari seperti biasa membantu suami saya bekerja membuat roti di rumah, dan Pak Y ini juga taat agama dan sering ngaji di dalam kamar," ujar SM.

Lihat juga video saat '#PrayForSigi Bergema, Kutuk Pembunuhan Sadis oleh Teroris MIT':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/idh)