Stasiun Tawang Semarang Mirip Tambak
Minggu, 29 Jan 2006 10:53 WIB
Semarang - Banjir yang terjadi di Semarang, Jawa Tengah menyebabkan Stasiun Tawang terendam air hingga 1 meter. Genangan air paling dalam terjadi di halaman stasiun, hingga mengakibatkan tempat tersebut mirip tambak ikan tak bertepi.Aktivitas di Stasiun Tawang juga nyaris lumpuh. Kereta api yang datang maupun pergi mengalami keterlambatan hingga 5 jam. Jalur kereta yang terendam air cukup parah terjadi di Km 3 arah Surabaya dengan ketinggian air mencapai 20 Cm hingga menutupi rel dan jalur ke Jakarta, tepatnya di Stasiun Poncol."Kereta yang datang dan pergi terpaksa harus dijemput dengan loko diesel hidrolik. Kereta dihentikan sebelum sampai lokasi genangan air, dan dijemput loko diesel hidrolik," kata Kepala Stasiun Tawang Purwanto kepada detikcom kantornya, Minggu (29/1/2006).Wawancara detikcom dengan Purwanto berlangsung sambil duduk di atas meja. Maklum saja, kantor kepala stasiun ini digenangi air hingga 15 Cm, sehingga meja akhirnya menjadi tempat duduk para tamu.Meski sudah dijemput dengan kereta hidrolik, namun kedatangan dan pemberangkatan kereta masih terlambat. Pasalnya, Stasiun Tawang hanya memiliki 2 lokomotif hidrolik.Banjir di stasiun ini membawa berkah para tukang becak. Sebab, seluruh kendaraan bermotor tidak bisa masuk ke halaman stasiun. Seluruh penumpang yang turun maupun akan naik kereta hanya bisa dijangkau dengan becak.
(jon/)











































