3 Menteri Panen Padi di Sukamandi
Minggu, 29 Jan 2006 10:18 WIB
Jakarta - Tiga menteri yaitu Menneg BUMN Sugiharto, Menteri Pertanian Anton Apriantono, dan Menteri Negara Koperasi dan UKM Suryadharma Ali ikut meramaikan panen perdana areal sawah yang ditanami padi dengan pola E Farm.Mereka dengan mengenakan batik dan memakai caping bersama dengan Gubernur Sulawesi Selatan Fadel Muhammad memotong padi di Sukamandi, Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/1/2006). Panen perdana ini mencakup luas 2 ribu hektar dengan jumlah petani yang terlibat 1.091 orang. Produktifitas rata-rata 6 ton per hektar.Pola E Farm merupakan kelanjutan dari pencanangan Sinergi Ketahanan Pangan BUMN (SIKAP BUMN). Melalui pola E Farm ini pertanian dikelola secara sinergis mulai dari petani, pemilik lahan, produsen benih, produsen pupuk, perbankan serta pengelola pascapanen, dan pemasaran hasil panen melalui PT E Farm Bisnis Indonesia (EBI).Total sawah yang dikelola oleh PT EBI hingga kini mencapai 10 ribu hektar pada musim tanam 2005-2006. Saat ini fasilititas storage dan processing (penyimpanan dan pemrosesan) dengan kapasitas 1.300 ton gabah kering dan pemrosesan 6 ton per jam. Ke depannya target 157 ribu hektar areal sawah per musim. Dengan melibatkan 100 ribu petani. Pola ini juga akan dikembangkan untuk kelapa sawit dan komoditi lainnya.PT EBI juga akan bekerjasama dengan 8 pemerintah Kabupaten dan Kotamadya, yitu Sukabumi, Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kodya Banjar, Kabupaten Subang, Kabupaten Kudus, dan Kabupaten Darmasraya Sumatera Barat. PT EBI juga akan melibatkan sejumlah BUMN yaitu PT Sangiang Seri, PT Pupuk Sriwidjaja (PUSRI), PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Kaltim, PT Petrokimia Gersik, BRI, Bank Bukopin, PT Askrindo, Perum Bulog, serta PT Pos Indonesia.Selain di Sukamandi, proyek percontohan SIKAP BUMN telah berlangsung di Sidrap, Sulawesi Selatan dengan areal sawah 10 ribu hektar dan rata-rata produktifitas 6- 8 ton per hektar.
(mly/)











































