Pemiliknya Pasrah, Belasan Warteg di Salemba Digusur
Sabtu, 28 Jan 2006 13:48 WIB
Jakarta - Ratusan aparat Trantib Jakarta Pusat membongkar paksa belasan pedagang kaki lima dan warteg yang berada di Jalan Salemba, Jakarta Pusat. Pemilik warteg dan pedagang kaki lima terlihat pasrah ketika ratusan aparat itu membongkar paksa dan mengangkuti barang-barang milik mereka ke atas truk.Pembongkaran terhadap belasan warteg yang lokasinya berada di sebelah Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini dilaksanakan, Sabtu (28/1/2006) siang. Pelaksanaan pembongkaran berjalan aman dan tertib. Tidak ada kericuhan ataupun penolakan dari pedagang kaki lima dan pemilik warteg. Pengusuran ini sudah diberitahukan terlebih dulu kepada para pedagang warteg sejak setahun lalu.Menurut Camat Senen Hidayatullah, rencananya tanah bekas warteg itu akan digunakan untuk memperluas bangunan Masjid Arief Rahman Hakim yang sertifikat kepemilikan tanahnya atas nama UI. Rencananya pada 2 Februari 2006 nanti Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso akan meletakkan batu pertama perluasan masjid. Lalu lintas di jalan Salemba Raya, sempat macet akibat adanya mobil milik Dinas Kebersihan DKI Jakarta yang diparkir di badan jalan untuk mengangkut hasil bongkaran. Namun saat ini situasi lalu lintas di sekitar itu sudah lancar kembali.Terlihat aparat TNI dan Polri berjaga di lokasi pembongkaran. Saat ini pengangkutan hasil garukan masih berlangsung. Belasan orang korban penggusuran tampak sedih dan bingung. Mereka terlihat duduk termenung sambil memegangi sisa barang yang bisa diangkut seperti kompor, kursi, dan gerobak.
(mar/)











































