KPK OTT Pejabat Kemensos Terkait Bansos COVID-19, Legislator PDIP: Kami Dukung

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 12:56 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDIP (Foto: Dok. istimewa)
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDIP Ihsan Yunus (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

KPK mengamankan sejumlah pejabat Kementerian Sosial (Kemensos) terkait program bantuan sosial (bansos) COVID-19. Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Ihsan Yunus menyayangkan kejadian itu.

"Kami sangat menyayangkan ya kejadian (OTT pejabat Kemensos)," kata Ihsan kepada wartawan, Sabtu (5/12/2020).

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini mempercayakan kasus operasi tangkap tangan (OTT) tersebut kepada KPK. Ia mendukung usaha pemberantasan korupsi yang sedang dilakukan KPK.

"Kita serahkan proses selanjutnya kepada KPK, kami dukung usaha pemberantasan korupsi," ucapnya.

Untuk diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Kemensos. Ada sejumlah orang yang diamankan.

"Betul," ujar Ketua KPK Firli Bahuri saat dimintai konfirmasi, Sabtu (5/12).

OTT ini diduga terkait bantuan sosial penanganan pandemi COVID-19. Pejabat tersebut diduga mengurusi program bansos ini.

"KPK telah melakukan tangkap tangan tersangka PPK pada program Bansos di Kemensos RI," kata Firli.

Pejabat tersebut diduga menerima hadiah dari vendor PBJ bansos. "Dugaan korupsi PPK telah menerima hadiah dari para vendor PBJ bansos di Kemensos RI dalam penanganan pandemi COVID-19," kata Firli.

OTT pejabat Kemensos dilakukan pada Jumat (4/12) pukul 23.00 WIB sampai Sabtu (5/12) pukul 02.00 WIB. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjerat OTT.

Menanggapi hal ini, Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara pun angkat bicara. Ia mengatakan masih memonitor perkembangan kasus ini.

"Kita masih memonitor perkembangannya," kata Juliari kepada detikcom, Sabtu (5/12).

(hel/idh)