Penjelasan Polri soal Kapolri Hardik FPI Gegara Penyidik Dihalang-Halangi

Tiara Aliya - detikNews
Jumat, 04 Des 2020 22:34 WIB
Karopenmas Divis Humas Polri Brigjen Awi Setiyono
Brigjen Awi Setiyono (Foto: dok. Divisi Humas Polri)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Idham Azis menghardik laskar Front Pembela Islam (FPI) yang menghalangi polisi saat mengantarkan surat pemanggilan kepada Habib Rizieq Shihab (HRS) di Petamburan, Jakarta Pusat. Polri menjelaskan maksud dari sikap tegas jenderal bintang empat tersebut.

"Jadi begini, kalau pak Kapolri menyampaikan demikian itu adalah bentuk motivasi, penguatan kepada jajaran bahwasanya ketegasan Kapolri itu sudah sedemikian rupa," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (4/12/2020).

Idham Azis menyatakan negara tidak boleh kalah oleh ormas yang melakukan cara-cara premanisme. Apalagi jika ada yang menghalang-halangi proses penegakan hukum di Indonesia.

Pernyataan ini, sebut Awi, ditujukan Idham Azis kepada seluruh jajarannya. Tujuannya, agar proses hukum pidana dijalankan secara tegas sesuai dengan kasus yang ditangani di tiap wilayah.

"Di bawah bagaimana implementasinya ya masing-masing. Karena kasus per kasus itu harus diawali oleh peristiwa pidana. Dari peristiwa pidana itu apa, dugaan perbuatan pidananya, semua dari situ. Kita kembalikan ke wilayah," sebut Awi.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis menghardik ormas FPI. Ini dipicu oleh upaya penghadangan polisi oleh laskar FPI saat hendak mengantarkan surat pemanggilan kepada Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

"Negara tidak boleh kalah dengan ormas yang melakukan aksi premanisme. Kita akan sikat semua," tegas Idham dalam keterangannya, Kamis (3/12).

"Indonesia merupakan negara hukum. Semua elemen harus bisa menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat," sambungnya.

Karena itu, Idham meminta seluruh pihak, termasuk ormas, patuh pada payung hukum yang berlaku di Indonesia. Dia mengingatkan ancaman pidana diatur dengan jelas untuk pihak-pihak yang mencoba menghalangi proses penegakan hukum.

"Ada sanksi pidana untuk mereka yang mencoba menghalang petugas dalam melakukan proses penegakan hukum," ujar Idham.

Selanjutnya
Halaman
1 2