Cegah Korupsi, Pertamina-Pemprov Sumsel Jalin Sinergi Pemanfaatan Aset

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 04 Des 2020 21:58 WIB
Pertamina jalin kerja sama pemanfaatan aset dengan Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang dengan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Pertamina menjalin kerja sama pemanfaatan aset dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang, dengan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kerja sama tersebut bertujuan mencegah tindak pidana korupsi melalui penyelamatan dan penerbitan aset Pertamina.

Penandatanganan kerja sama dilakukan di Holding Room, Griya Agung Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (3/12), disaksikan oleh Ketua KPK Firli Bahuri. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan lewat penandatanganan kerja sama ini dilakukan agar aset Pertamina mendapatkan sertifikasi dan dapat dikelola dengan baik oleh pemda setempat sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

"Nota kesepahaman terealisasi karena dukungan yang selalu diberikan oleh Gubernur, Walikota serta Ketua KPK beserta jajarannya. Hal ini menunjukkan bahwa sinergi antara instansi Pemerintah dan BUMN berjalan dengan baik demi kemaslahatan orang banyak," ujar Nicke dalam keterangan tertulis, Jumat (4/12/2020).

Langkah kerja sama tersebut turut diapresiasi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan A Djalil. Menurutnya, kesepakatan ini merupakan salah satu pencegahan tindak korupsi melalui penyelamatan serta penertiban aset negara.

"Banyak sekali aset pemerintah, BUMN, pemerintah daerah yang tidak jelas penataan usahanya. Alhamdulillah, KPK proaktif dalam penatausahaan dan mengingatkan pemilik aset supaya mereka betul-betul menggunakan aset itu, merawat serta menjaganya. BPN siap melakukan sertifikasi seluruh aset-aset yang dimiliki oleh BUMN oleh negara," ungkap Sofyan.

Firli Bahuri menimpali penyelamatan aset yang dimiliki oleh negara dan BUMN merupakan salah satu tugas utama KPK. Ia mengatakan penyelamatan dan penertiban aset negara merupakan upaya KPK dalam mencegah terjadinya kerugian negara, baik uang negara maupun yang berpengaruh kepada perekonomian negara.

"Kita sepakat melakukan optimalisasi aset yang dimiliki Pertamina agar dapat dikelola secara benar dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi pemda dan masyarakat setempat," timpalnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyambut baik inisiatif Pertamina dalam pemanfaatan aset di Kawasan Kenten Palembang. Ia mengungkapkan di tempat tersebut akan dibangun tempat wisata.

"Aset kita yang berada di Lapangan Golf Kenten selama ini tidak begitu produktif dikarenakan pemanfaatannya yang masih belum maksimal. Atas inisiasi bersama Pertamina, Insyaallah, akan segera dibangun wisata baru dan bermanfaat bagi masyarakat agar pendapatan asli daerah bisa baik. Tentu inisiasi ini tidak bisa akan bersambut jika tidak ada dukungan dari KPK. Saya mengucapkan terima kasih kepada KPK terkait dengan penertiban aset dan bimbingan kepada kami terkait pencegahan tindak pidana korupsi," urai Herman.

(akn/ega)