Wakil Ketua MPR Ajak Masyarakat Teladani Sikap Pendiri Bangsa

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 04 Des 2020 21:14 WIB
HNW
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengulas proses pembentukan dasar negara Indonesia melalui kesepakatan para pendiri bangsa. Menurutnya, dari proses tersebut ada banyak keteladanan yang bisa diambil rakyat Indonesia.

Salah satu keteladanan yang diulas Hidayat, yakni ketika Ki Bagus Hadikusumo yang mewakili Muhammadiyah dengan legowo menerima, saat usulannya menjadikan Islam sebagai dasar negara Indonesia tidak dapat direalisasikan. Ki Bagus tak lantas berang dan membelot dari NKRI, malah ia berjuang sekuat tenaga untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Hal itu ia sampaikan Hal dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI pada acara acara Temu Tokoh Nasional /Kebangsaan di Bantul, Yogyakarta.

"Usulannya tidak diterima, tapi Ki Bagus Hadikusumo tidak sakit hati. Bahkan, bersama PB Muhammadiyah (kini PP Muhammadiyah) beliau mengusulkan Amanat Jihad, seperti halnya Resolusi Jihad dan membentuk Laskar Angkatan Perang Sabil untuk menghadapi Belanda yang hendak kembali menjajah Indonesia," ungkap HNW, Jumat (4/12/2020).

Bung Karno, kata HNW, juga punya sikap ksatria yang patut diteladani. Meski rumusan Pancasila yang disampaikan pada 1 Juni tidak diterima, tetapi Proklamator Bangsa itu tidak pernah marah. Soekarno ikut menerima Pancasila 18 Agustus, dan tidak pernah mengungkit-ungkit perihal Pancasila 1 Juni, apalagi memaksakannya.

"Dalam proses kesepakatan, itu semua berlaku bijaksana. Tidak memaksakan pemikiran dan kehendaknya. Semua dilakukan semata-mata demi mempertahankan NKRI yang diproklamirkan 17 Agustus 1945," sambung HNW.

Di samping itu, HNW juga berpesan kepada masyarakat agar memanfaatkan kesempatan memilih pemimpin dalam Pilkada Serentak 2020 dengan baik. Tujuannya agar didapatkan pemimpin yang mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat di daerahnya.

"Konstitusi kita memberi mandat kepada seluruh rakyat untuk menentukan pemimpinnya sendiri. Karena itu, mari kita pilih calon terbaik, bisa membawa daerah menuju perbaikan yang belum tercapai selama ini," imbuh HNW.

(akn/ega)