Pengungsi Afghan di Belanda Diminta Pulang

Pengungsi Afghan di Belanda Diminta Pulang

- detikNews
Sabtu, 28 Jan 2006 11:52 WIB
Den Haag - Pemerintah Belanda menyusun program memulangkan kembali pengungsi Afghan. Mereka diiming-imingi bekal finansial hingga 300.000 euro.Hal itu terungkap Jumat, 27/1/2006, dalam jawaban pemerintah Belanda atas 190 pertanyaan yang disampaikan parlemen sehubungan dengan rencana misi militer Belanda ke provinsi di Afghanistan yang diklasifikasikan paling berbahaya, Uruzgan.Menurut pemerintah, maksud dari program pemulangan itu adalah agar mereka dapat berperan serta membangun kembali negerinya. Program itu sendiri diutamakan untuk para pengungsi dengan latarbelakang pendidikan tinggi dan para spesialis. Dari program gelombang I (2002-2005) berhasil menjaring 51 orang peminat. Ketika itu Belanda menyediakan dana 280.000 euro atau Rp 3,2 miliar. Sementara itu mengenai rencana pengiriman militer ke Uruzgan, pemerintah Belanda masih menghadapi resistensi kuat di parlemen. Mitra koalisi Demokrat 66 (D-66) bahkan mengancam keluar dari kabinet (koalisi CDA, VVD, D-66), jika rencana pengiriman itu dipaksakan. D-66 dalam soal ini sekubu dengan oposisi yang menilai Uruzgan terlalu berbahaya bagi keselamatan militer Belanda.Dari jawaban kepada parlemen itu juga terungkap pemetaan situasi keamanan di Uruzgan oleh Dephan Belanda. Diperkirakan di propinsi itu bercokol sekitar 300 hingga 350 personel Taliban. Di luar itu masih ada sejumlah besar kekuatan pro Taliban. Sedangkan kekuatan seperti Al-Qaida dan Hizb-i Islami Gulbuddin hampir tidak ada.Selain itu disebutkan bahwa situasi keamanan di propinsi itu semakin memburuk. Serangan-serangan terhadap militer AS dan pasukan Afghan bentukan AS meningkat tajam. Dalam 9 bulan terakhir tercatat 140 insiden serangan atau dua hari sekali. (es/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads