Pengungsi Korban Banjir di Kampung Melayu Bertambah

Pengungsi Korban Banjir di Kampung Melayu Bertambah

- detikNews
Sabtu, 28 Jan 2006 11:28 WIB
Jakarta - Jumlah pengungsi korban banjir di Kampung Melayu Jakarta Timur yang berada di Posko Banjir Sekolah Santa Maria hingga Sabtu (28/1/2006) terus bertambah. Sebelumnya jumlah pengungsi yang berada di Jalan Jatinegara Barat ini hanya berjumlah 600 orang kini bertambah menjadi 800 orang. Mereka adalah warga RW 02 da 03 Kampung Melayu yang rumahnya kebanjiran antara 1 - 2,5 meter. Sebagian dari mereka sudah berada di Posko Banjir yang dibuka sejak pekan lalu. Kondisi para pengungsi yang sebagian besar anak-anak dan orang tua masih terlihat cukup baik. Tetapi ada yang sakit, terutama menimpa anak-anak. Sebagian besar mereka mengalami sakit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA).Satu unit mobil Puskesmas Keliling telah disiapkan oleh Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur. Mobil itu berada di lokasi pengungsian bersama dengan seorang dokter dan 2 orang tenaga medis. Petugas SAR juga tampak menyiapkan perahu karet dan alat keselamatan sebagai langkah antisipasi adanya gelombang pengungsian.Menurut Maria, warga Kampung Pulo yang mengungsi sejak pekan lalu menganggap banjir yang melanda daerahnya adalah hal yang biasa. "Saya di sini sejak Jumat pekan lalu. Jika airnya surut saya pulang lihat rumah tapi kalau meluap lagi saya mengungsi lagi," ujarnya.Kata dia, masyarakat sekitar biasanya jika akan datang banjir atau memasuki musim hujan mendapat pemberitahuan dari Pintu Air Depok mengenai ketinggian air melalui mushola. "Tapi banjir tahun ini tidak separah tahun 2002 lalu," katanya singkat.Hingga kini sudah ada beberapa bantuan yang datang melalui Posko ini. Bantuan yang datang berasal dari PMI, Sudin Kesehatan dan Depsos. Bantuan itu seperti mie instan, obat-obatan, dan nasi bungkus. (mar/)


Berita Terkait