Hashim Merasa Terzalimi, Kasus Ekspor Benur Dikaitkan Anaknya Maju Pilkada

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Jumat, 04 Des 2020 14:47 WIB
Pihak Hashim Djojohadikusumo Buka Suara Terkait Nama Keluarganya Diseret di Kasus Korupsi Benur
Hashim Djojohadikusumo Buka Suara soal Namanya dan Anaknya Terseret Pusaran Kasus Krupsi Benur (Foto: Arun/detikcom)
Jakarta -

Hashim Djojohadikusumo mengaku terzalimi terkait kasus ekspor benur Menteri KKP, Edhy Prabowo yang lalu menyeret nama dirinya dan anaknya Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Hashim menyebut kasus ekspor benur ini dikait-kaitkan dengan Rahayu Saraswati yang hendak maju Pilkada 2020.

"Saya atas nama keluarga Djojohadikusumo merasa prihatin dan saya merasa dizalimi, saya merasa dihina dan difitnah, anak saya sangat merasakan," kata Hashim kepada wartawan, di Jet Ski Cafe, Jalan Pantai Mutiara, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (4/12/2020).

Hashim merasa heran ada kebetulan persoalan ini dikaitkan dengan anaknya, yang merupakan Cawawalkot Tangsel, yakni Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Pasalnya kebetulan, kata dia, Pilkada tersisa 1 Minggu lagi.

"Saya merasa mungkin apakah ini kebetulan apa tidak, Sara maju sebagai Cawalkot Tangerang Selatan pas 1 minggu atau 2 minggu sebelum Pilkada kok ada berita begini mengenai Edhy Prabowo dan kelompok yang ditahan dan dikaitkan dengan kami, dengan keluarga Djojohadikusumo, dikaitkan dengan Sara," ucapnya.

Hashim lantas menjelaskan perusahaan milik keluarganya memang sudah berdiri sejak 34 tahun lalu dan kebetulan membidangi kelautan. Namun kata dia, selama ini perusahaan bergerak di bidang Mutiara.

"Keluarga kami sudah 34 tahun berbisnis di bidang kelautan, sejak tahun 1986, di bidang budidaya Mutiara," ujarnya.

Tonton juga video 'Geledah Kantor PT ACK, KPK Sita Dokumen Ekspor Benur Edhy Prabowo':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya soal rencana budi daya lobster.

Selanjutnya
Halaman
1 2