Pascagempa Maluku, Warga Masohi Masih Mengungsi
Sabtu, 28 Jan 2006 08:12 WIB
Ambon -
Kekhawatiran terjadinya gelombang tsunami masih terus menghantui benak ratusan warga Masohi, Maluku Tengah. Akibatnya, mereka hingga kini masih enggan pulang ke kediamannya yang berada di tepi Laut Banda.Dalam pantauan detikcom, Sabtu (28/1/2006) pukul 09.50 WIT, ratusan warga Masohi masih tetap mengungsi. Ada yang menumpang di rumah warga yang berada di kawasan perbukitan. Ada pula yang menempati Gedung Akademi Perawatan, Komplek Sugiharto, Masohi, yang juga terletak di daerah dataran tinggi.Gedung tersebut kini penuh sesak dengan warga yang sehari-hari tinggal di pesisir pantai. 14 Ruangan yang ada kini dijejali warga yang sedang ketakutan isu tsunami.Seperti diberitakan sebelumnya, gempa berkekuatan 7,3 pada Skala Richter (SR) mengguncang Maluku dan sekitarnya. Pusat gempa berada di Laut Banda dengan koordinat 5,51 Lintang Selatan dan 128,18 Bujur Timur. Getaran juga dirasakan di Bali, Sorong dan sekitarnya.Beberapa warga mengatakan air laut sempat naik pada pukul 03.00 WIT. Namun, hanya sampai daerah pesisir pantai saja. Karena kabar itulah, warga memutuskan untuk tidak pulang ke rumah.Beberapa warga mencoba berani untuk menengok rumahnya. Namun, mereka hanya sebentar dan mengambil barang-barang yang bisa diselamatkan.Aktivitas di ibukota Maluku Tengah ini tetap berlangsung normal. Sejumlah pedagang di pasar masih tetap buka tokonya. Meski, warga yang datang ke pasar tersebut tidak seramai hari biasanya. Sedangkan di kota Ambon, aktivitas berlangsung normal. Tidak ada laporan terjadinya kerusakan gedung akibat gempa dini hari tadi.
(ton/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































