Pertemuan SBY-Xanana 2 Pekan Lagi
Jumat, 27 Jan 2006 21:10 WIB
Jakarta - Pertemuan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Xanana Gusmao akhirnya disepakati dilangsungkan satu-dua pekan depan. Namun, kepastiannya masih menunggu hasil komunikasi diplomatik antar dua negara. "Jadwal pastinya akan dikomunikasikan melalui jalur diplomatik," kata Menlu Hasan Wirajuda, usai mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (27/1/2006). Penjadwalan ulang rencana pertemuan tersebut merupakan kesepakatan langsung kedua Kepala Negara dalam pembicaraan telepon, siang tadi. Saat dihubungi, Xanana sedang singgah di Denpasar untuk transit sepulangnya menemui Sekjen PBB Kofi Annan. Sedianya, hari ini, Xanana bertemu dengan SBY di Jakarta. Namun karena dengan kesibukan SBY di dalam negeri, maka pertemuan tersebut batal berlangsung Untuk diketahui, sempat beredar dugaan batalnya pertemuan ini dilakukan sepihak oleh Pemerintah RI. Pembatalan itu karena pemerintah kecewa dengan keputusan Pemerintah Timor Leste yang menyampaikan laporan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) tentang tuduhan pelanggaran HAM berat sepanjang masa integrasi Timor Timur. "Tidak perlu disalahtafsirkan ada permasalahan-permasalahan antara RI dan Timor Leste. Karena pada tingkat pemerintah tidak ada perbedaan khususnya dalam menindaklanjuti masalah kedua negara berkaitan pelanggaran HAM di masa lalu melalui forum KKP," ujar Menlu menanggapi dugaan itu.Bahkan, menurutnya dalam pembicaraan, SBY sampaikan penghargaannya atas pidato Xanana di sidang DK PBB dan konperensi pers saat berada di New York, AS. "Kalau dibaca pidatonya, Beliau (Xanana) sendiri yang mengatakan bahwa laporan ini dari badan non pemerintah. Karena itu bagi Pemerintah Timor Leste, solusi dari masalah bagian sejarah masa lalu, penyelesaian satu-satunya adalah melalui KKP," jelasnya.
(ton/)











































