Daerah Pantura Jateng Banjir
Jumat, 27 Jan 2006 17:43 WIB
Semarang - Hujan selama dua hari berturut-turut mengakibatkan sejumlah daerah di pantura Jateng dilanda banjir. Meski demikian, belum ada laporan adanya korban jiwa dalam kejadian ini.Di Kota Semarang, banjir melanda beberapa kawasan dekat pantai seperti Jl. Kaligawe, Jl. Supriyadi, dan kawasan Pasar Johar. Ketinggian air bervariasi. Ada yang hanya 30 cm, ada juga yang mencapai 0,5 meter.Karena jalan-jalan tersebut merupakan kawasan utama, maka lalu lintas jadi terganggu. Sejumlah pengendara memilih tidak melewati jalan-jalan tersebut. Kalau pun terpaksa melintas, mereka harus berani menanggung resiko dengan berjalan sangat pelan.Hal serupa juga terjadi di Kendal. Air hujan dan luapan Sungai Bodri menggenangi enam kecamatan seperti Kendal Kota, Brangsong, Wonosari, Rowosari dan Cepiring. Di Kendal Kota ketinggian air masih mencapai satu meter lebih.Kecamatan Rowosari terbilang daerah yang lumayan parah. Jum'at (27/1/2006), penduduk mulai mengungsi ke Kantor Kecamatan setempat karena rumahnya tergenang air."Banjir kali ini cukup besar. Mungkin karena hujan terus-menerus mengguyur. Kami sama sekali tidak menyangka bisa menggenangi kampung kami," kata salah satu warga Muktiharjo, Kendal.Luapan Sungai Bodri juga menggenangi jalan utama Semarang-Jakarta. Sudah dapat ditebak, lalu lintas di jalan itu pun terganggu. Sejumlah pengendara roda dua sering terlihat mendorong kendaraannya karena mogok.Di Pati, enam desa dilanda banjir. Di Karangrowo, Kecamatan Jakenan, ketinggian air mencapai 1,5 meter. Demak dan Kudus juga tak luput dari kejadian serupa.Kepala BMG Stasiun Klimatologi Semarang Widada Sulistya menyatakan, hujan diperkirakan masih terjadi hingga Februari mendatang. Dalam dua hari ini, curah hujan di Kota Semarang dan sekitarnya tergolong tinggi, yakni mencapai 150 mm/malam."Hujan ini akibat dari gangguan sirkulasi atmosfer. Selain hujan, angin besar juga mengancam. Angin menyebabkan ombak besar di lautan. Tinggi gelombang bisa mencapai tiga meter," kata Widada ketika dikonfirmasi melalui ponselnya.
(nrl/)











































