Petrokimia Gresik Raih Award Tertinggi Perlindungan Konsumen

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 02 Des 2020 18:45 WIB
Petrokimia Gresik
Foto: Petrokimia Gresik
Jakarta -

Petrokimia Gresik sukses merengkuh pemeringkatan diamond atau level tertinggi untuk kategori entitas privat dalam Raksa Nugraha Indonesia Consumer Protection Award (ICPA) 2020. Hal ini melanjutkan tren positif Petrokimia Gresik yang pada tahun 2019 mendapatkan anugerah yang sama dengan pemeringkatan platinum.

"Ini adalah hasil dari Program Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik sekaligus bentuk pengakuan pihak luar atas komitmen Petrokimia Gresik dalam memberikan perlindungan kepada konsumen melalui produk dan pelayanan berkualitas, ujar Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih dalam keterangan tertulis, Rabu (2/12/2020).

Digna mengungkapkan penghargaan yang diberikan secara virtual oleh Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Senin (30/11) yang lalu ini akan memotivasi Petrokimia Gresik dalam memberikan service lebih baik kepada pelanggan. Selain itu, Petrokimia Gresik juga memastikan hak-hak konsumen akan terpenuhi dengan baik sesuai regulasi yang berlaku.

Lebih lanjut Digna menjelaskan dalam penyelenggaraan perlindungan konsumen, Petrokimia Gresik telah menerapkan sejumlah sistem manajemen untuk memberikan jaminan mutu produk yang dipasarkan ke konsumen. Di antaranya adalah Standar Nasional Indonesia (SNI), International Fertilizer Association (IFA) Protect & Sustain Product Stewardship, dan lainnya.

Perlindungan konsumen yang lainnya adalah jaminan distribusi dengan jaringan gudang, distributor, kios, serta petugas lapangan yang tersebar di seluruh Indonesia. Petrokimia Gresik akan menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi sesuai alokasi, serta ketersediaan pupuk non-subsidi dan produk lainnya sesuai kebutuhan petani maupun pelaku agroindustri.

Petrokimia Gresik juga memiliki program edukasi petani sebagai bentuk komitmen perlindungan konsumen. Program ini terdiri dari demonstration plot (demplot) yang membuktikan langsung manfaat produk di lahan-lahan pertanian, sosialisasi dan cara aplikasi produk, fasilitas mobil uji tanah yang dapat menginformasikan kondisi tanah beserta rekomendasi pemupukannya, serta Program Peningkatan Produktivitas Pangan.

"Jadi kami tidak sekadar memproduksi dan mendistribusikan produk saja, melainkan memberikan pelayanan dan solusi bagi petani atau pelaku agroindustri dengan memberikan pelayanan atau pendampingan secara komprehensif, baik dari hulu maupun hilir agroindustri," tandasnya.

Sementara itu, Ketua BPKN, Rizal E Halim menyampaikan ajang tersebut dilakukan untuk meningkatkan perhatian pelaku usaha yang bertanggung jawab terhadap perlindungan konsumen, serta mempromosikan keberpihakan masyarakat terhadap perlindungan konsumen.

"Adapun skema penilaian dari Raksa Nugraha adalah Kepemimpinan, SDM, Strategi Pengembangan, Pelanggan/Konsumen, serta Proses Produksi. Petrokimia Gresik dinilai telah mampu menerapkan seluruh aspek perlindungan konsumen dengan baik, sehingga layak mendapat pemeringkatan Diamond," tutur Rizal.

Di sisi lain, Asisten Deputi Penguatan Pasar Dalam Negeri Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Evita Manthovani menjelaskan Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) masih tertinggal dengan negara lain. Tercatat IKK Indonesia tahun 2019 sebesar 41,70 berada pada level mampu atau 3 dari skala 5.

"Rendahnya IKK ini masih ditandai dengan adanya asimetri informasi antara konsumen dengan pelaku usaha terkait produk yang ditawarkan," imbuh Evita.

Selain itu, Evita juga menuturkan perilaku konsumen belum banyak mencerminkan sebagai konsumen yang cerdas terkait produk, cara penggunaan, garansi produk, label, standar mutu maupun kecintaan terhadap produk dalam negeri.

"Presiden RI memberikan arahan bahwa edukasi dan perlindungan konsumen harus menjadi perhatian bersama. Untuk itu, melalui penganugerahan ini diharapkan membangun tiga pilar perlindungan konsumen, yaitu peran pemerintah, keberdayaan konsumen dan tingkat kepatuhan pelaku usaha," pungkasnya.

(mul/ega)