Rumah Ibunda Mahfud Didatangi Massa, FPI: Jangan Kaitkan Habib Rizieq!

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 20:56 WIB
kuasa hukum FPI, Aziz Yanuar di Bareskrim Polri,
Aziz Yanuar (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta -

Front Pembela Islam (FPI) meminta agar massa yang mendatangi rumah Menko Polhukam Mahfud Md di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tidak dikaitkan dengan mereka. FPI mengaku belum tahu soal itu.

"Nggak tahu. Jangan stigmakan bahwa semua itu terkait dengan Habib Rizieq, janganlah," ucap Wakil Sekretaris Umum FPI, Aziz Yanuar, saat dihubungi, Selasa (1/12/2020).

Aziz menyebut beberapa kali dia melihat hal-hal buruk dikaitkan dengan Habib Rizieq. Pengaitan tersebut, kata dia, jangan didasarkan atas kebencian.

"Kalau ditanya, apakah itu ada kaitannya dengan Habib Rizieq, saya bilang nggak tahu. Tapi pesan saya, janganlah kait-kaitkan dengan dasar kebencian. Kita nggak suka nih dengan Habib Rizieq, yang jelek-jelek kita kaitkan dengan dia," katanya.

Padahal, menurut Aziz, ada hal baik yang dilakukan oleh Habib Rizieq dan anggota-anggota FPI. "Kenapa nggak kaitkan Habib Rizieq dengan bencana, dia selalu hadir (membantu), minimal pendukungnya ada di situ," ucapnya.

Sebelumnya, video puluhan orang mendatangi rumah ibunda Mahfud Md beredar di aplikasi percakapan. Dalam video berdurasi 28 detik ini, tampak massa didominasi laki-laki. Puluhan orang ini terlihat menggunakan busana muslim, mulai baju koko, sarung, lengkap dengan kopiah dan serban.

"Rumah Mahfud Md yang di Madura, Pamekasan, digerebek massa," ucap salah seorang dalam video yang dilihat detikcom.

Selain itu, dalam video terdengar massa yang berteriak-teriak meminta Mahfud Md keluar dari rumahnya. "Mahfud, Mahfud, keluar Mahfud," teriak massa.

Bagaimana penjelasan polisi soal kejadian di Pamekasan tersebut. Simak di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2