Libur Akhir Tahun Dipangkas, Menko PMK Berharap Masyarakat Utamakan Kesehatan

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 20:12 WIB
Menko PMK, Muhadjir Effendy
Foto: Dok Kemenko PMK
Jakarta -

Pemerintah memangkas libur akhir tahun 2020 sebanyak tiga hari. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengimbau masyarakat memanfaatkan libur akhir tahun secara arif.

"Pesan saya kepada masyarakat yang akan memanfaatkan libur akhir tahun, mohon dimanfaatkan libur ini dengan arif dan bijaksana, utamakan kesehatan, utamakan keselamatan diri dan keluarga," kata Muhadjir dalam video rilis yang diterima, Selasa (1/12/2020).

Muhadjir berharap masyarakat tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan keluarga. Dengan begitu, lanjut Muhadjir, warga telah membantu mencegah penularan COVID-19.

"Maka demikian kita semua telah sama-sama ikut mencegah penularan wabah COVID-19 dan kita akan segera hidup sebagaimana biasa, pemulihan ekonomi akan berjalan dengan baik, kesehatan agar segera pulih, begitu juga masalah sosial dan pendidikan," ujar Muhadjir.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan memangkas libur akhir tahun 2020. Libur akhir tahun dipangkas sebanyak 3 hari.

"Dengan demikian, maka secara teknis ada pengurangan libur dan cuti bersama ini sebanyak 3 hari, yaitu 28, 29, 30," kata Menko PMK Muhadjir Effendy dalam konferensi pers virtual, Selasa (1/12).

Keputusan ini kemudian akan diteken oleh 3 menteri. Para menteri itu berkaitan dengan urusan ASN hingga hari keagamaan.

"Setelah ini kesepakatan dan ditandatangani oleh 3 menteri, yaitu ada MenPAN-RB, Menaker, dan Menag," ujar dia.

Kini pengganti cuti bersama Idul Fitri pada 28-30 Desember 2020 dihapus. Dengan demikian, hari libur berkurang tiga hari.

Bagaimana jadwal libur akhir tahun setelah dipangkas. Simak di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2