Satgas: Libur Akhir Tahun Bergantung pada Kedisiplinan Masyarakat

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 14:13 WIB
Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito
Foto: detikcom
Jakarta -

Masa libur panjang pada periode sebelumnya ditengarai menjadi penyebab meningkatnya penularan COVID-19 di tengah-tengah masyarakat. Sehingga sejumlah pihak termasuk Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan sejumlah pakar kesehatan meminta pemerintah meniadakan libur panjang akhir tahun 2020.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan keputusan libur panjang akhir tahun memang ditentukan pemerintah. Namun terkait keputusan itu tergantung kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan dalam menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Keputusan libur panjang, walaupun ditentukan pemerintah, namun prinsipnya sangat bergantung pada kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan 3M, terutama pada masa-masa liburan," ujarnya dikutip dari situs resmi Satgas COVID-19, Selasa (1/12/2020).

Menurutnya, apabila masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan, sehingga membuat kasus COVID-19 meningkat, maka akan ada konsekuensi terhadap keputusan yang diambil pemerintah terkait masa libur akhir tahun. Pihaknya mengaku belajar dari pengalaman libur panjang selama masa pandemi COVID-19.

Satgas Penanganan COVID-19 berharap pengalaman itu menjadi pembelajaran bersama menghadapi untuk menghadapi aktivitas liburan di masa yang akan datang. Pemerintah pun telah melakukan evaluasi terhadap masa libur panjang selama tahun 2020 dalam masa pandemi COVID-19.

"Terlepas diberlakukannya, disingkatnya, atau ditiadakannya libur akhir tahun ini, keputusan yang diambil pemerintah dalam upaya untuk melindungi masyarakat dari potensi penularan COVID-19. Ingat, keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi," tegas Wiku, Kamis (19/11) lalu.

Sebagai informasi, dalam mendukung upaya pemerintah menghentikan kasus COVID-19 di Indonesia, masyarakat harus berperan aktif dengan selalu #IngatPesanIbu menerapkan 3M, yakni #memakaimasker, #menjagajarak, dan #mencuci tangan seperti yang selalu dikampanyekan Satgas COVID-19.

(ega/ega)