Ketua MPR Dukung Cakra Khan Majukan UMKM di Pedesaan

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 13:10 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyp
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung impian public figure yang ingin membangun perekonomian di desa. Menurutnya, cita-cita tersebut sangat relevan dengan kondisi Indonesia kini, sebab, masa depan bangsa bukan lagi berada di perkotaan, melainkan justru berada di pedesaan.

"Desa merupakan penyedia utama kebutuhan pangan masyarakat. Indonesia dianugerahi tanah yang subur untuk pertanian, laut yang luas untuk perikanan, maupun iklim sesuai untuk perkebunan. Tidak ada yang tak bisa ditanam di sini," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Senin (1/12/2020).

"Tinggal bagaimana kita mengelolanya secara bijak. Memajukan ekonomi pedesaan, akan membuka banyak lapangan pekerjaan yang pada akhirnya akan menanggulangi kemiskinan," imbuhnya dalam Podcast Ngobras sampai Ngompol (Ngobrol Asyik sampai Ngomong Politik) bersama Cakra Khan di channel YouTube.

Bamsoet menjelaskan pedesaan juga menjadi pusat pelaku usaha UMKM. Kontribusi UMKM terhadap produk domestik bruto sangat besar, mencapai 60%. Kemampuan UMKM menyerap tenaga kerja juga sangat signifikan, mencapai 97% dari total tenaga kerja. Namun, kemampuan UMKM menembus pasar ekspor masih relatif kecil, hanya sebesar 14%.

"Agar UMKM bisa lebih menggeliat lagi, perlu keterlibatan orang-orang seperti Cakra Khan, yang bisa dijadikan role model bagi masyarakat. Dengan pergaulannya yang luas sebagai penyanyi, Cakra Khan pasti memiliki banyak pengalaman dan jaringan yang bisa dimanfaatkan untuk memajukan UMKM di pedesaan. Khususnya, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi," jelas Bamsoet.

Ketua DPR RI ke-20 ini menerangkan potensi pasar ekspor bagi UMKM sangat besar, sekitar 7,4 miliar jiwa jumlah penduduk dunia atau sekitar 28 kali lipat pasar domestik. Dengan demikian, walaupun berusaha di desa, pendapatan bisa melebihi kota, dan pasaran mendunia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada tahun 2019 transaksi e-Commerce di Indonesia mencapai Rp 17,2 triliun.

"Artinya konsumen Indonesia sangat melek digital. Ironisnya, data terakhir yang dihimpun Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun 2018, jumlah UMKM yang mampu beradaptasi dan terhubung dengan ekosistem digital baru 13%, atau sekitar 8,3 juta dari 64,19 juta unit UMKM. Dengan keterlibatan orang-orang seperti Cakra Khan, mudah-mudahan bisa memberikan kontribusi agar UMKM bisa semakin melek digital," pungkasnya.

(ega/ega)