Kasus Edhy Prabowo, KPK Sita Dokumen Ekspor Benur di Kantor PT ACK

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 12:37 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait dengan urusan ekspor benih lobster atau benur.
Mantan Menteri KKP Edhy Prabowo ditahan KPK terkait kasus dugaan suap ekspor benur. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Penyidik KPK mengembangkan penanganan perkara suap ekspor benih lobster atau benur yang menjerat Edhy Prabowo. Setelah menggeledah kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), KPK juga menggeledah salah satu kantor PT Aero Citra Kargo (ACK).

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut penggeledahan dilakukan pada Senin (30/11) di Jakarta Barat. PT ACK merupakan perusahaan tunggal yang diduga ditunjuk sebagai penyedia jasa layanan kargo dalam pengiriman benih lobster di kasus Edhy Prabowo.

"Penggeledahan berlangsung hingga pukul 02.30 WIB," kata Ali kepada wartawan, Selasa (1/12/2020).

Dalam penggeledahan, KPK mengamankan sejumlah dokumen terkait dengan ekspor benur. KPK masih menelaah dokumen tersebut terkait kasus Edhy Prabowo.

30 Ribu Benih Lobster Selundupan Dilepas Kembali ke Kampung SusiIlustrasi benur. (Foto: dok. KKP)

"Adapun barang yang ditemukan dan diamankan tim di antaranya beberapa dokumen terkait dengan ekspor benih lobster dan bukti elektronik," kata Ali.

"Berikutnya barang dan dokumen yang diamankan tersebut akan dilakukan inventarisasi dan analisis lebih lanjut untuk selanjutnya dilakukan penyitaan," sambungnya.


Halaman selanjutnya soal konstruksi kasus Edhy Prabowo...

Selanjutnya
Halaman
1 2