Pernyataan Lengkap Anies Baswedan Umumkan Positif COVID-19

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 11:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi undangan Polda Metro Jaya untuk klarifikasi soal kerumunan di acara Habib Rizieq Shihab, Selasa (17/11/2020).
Foto: Anies Baswedan (Rengga Sancaya)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan bahwa dia dinyatakan positif virus Corona (COVID-19). Anies dinyatakan positif Corona berdasarkan hasil tes usap atau swab test kemarin.

"Pada hari Minggu 29 November saya memulai dengan menjalani swab antigen, karena beberapa hari sebelumnya kita ketemu tadi, dan hasilnya negatif. Lalu hari Senin, Senin tanggal 30 November saya kembali menjalani swab PCR sebagai konfirmasi hasil antigen hari sebelumnya, dan ternyata, malamnya, dini hari saya mendapatkan kabar kalau hasilnya positif, hasil tes PCR menyatakan bahawa saya positif COVID-19," kata Anies dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Selasa (1/12/2020).

Anies mengimbau kepada para pihak yang pernah kontak secara langsung dengannya dalam beberapa hari sebelumnya agar melakukan isolasi mandiri. Selanjutnya, para pihak tersebut harus menghubungi puskesmas terdekat agar segera diperiksa.

"Bagi siapapun yang pernah bertemu saya dalam beberapa hari ini silakan langsung menghubungi puskesmas terdekat untuk menjalani tes usap dan tim tracing dari Dinas Kesehatan juga akan mendata, akan dicatat semua, akan dihubungi. Semua kontak erat dan seluruh prosedur terkait akan dijalankan," imbau Anies.

Pemprov DKI memutuskan untuk menutup kantor di Balai Kota DKI yang biasa Anies gunakan. Namun, untuk gedung utama di Balai Kota DKI akan tetap beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Dan juga dalam proses pemerintahan dan sesuai dengan protokol juga, sesuai dengan protokol yang kita tetapkan, unit kantor gubernur akan ditutup, seperti juga unit kantor Wakil Gubernur sudah ditutup. Kantor gubernur dan wakil gubernur ini terpisah dari gedung utama balai kota, gedung utama tempat staf bekerja. Karena itu gedung utama balai kota tetap beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat, supaya proses pemerintahan tetap berjalan dengan baik," papar Anies.

Pernyataan lengkap Anies di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2