Deplu: Kasem Bukan Divonis Mati di Yordania, Tapi Stres

Deplu: Kasem Bukan Divonis Mati di Yordania, Tapi Stres

- detikNews
Jumat, 27 Jan 2006 14:11 WIB
Jakarta - Kasem, buruh migran di Yordania, dikabarkan akan divonis mati. Departemen Luar Negeri pun lantas mengecek kebenarannya. Hasilnya, Kasem tidak divonis mati, dia hanya menderita stres, dan telah dipulangkan ke Indonesia.Juru Bicara Deplu Yuri Thamrin menyatakan tidak menerima informasi dari pemerintah Yordania maupun Kedubes Yordania di Jakarta mengenai vonis mati Kasem.Padahal Konvensi Wina 1963 menyebutkan, negara yang menghukum warga negara lainnya harus memberitahu negara asal yang dihukum tersebut."Namun kita belum diberi tahu. Kita pun hubungi KBRI juga tidak ada informasinya. Kita hubungi satu-satunya penjara perempuan di Yordan, dan dipastikan tidak ada WNI yang diancam hukuman mati," urai Yuri.Namun demikian, menurut Yuri, ada nama TKW Kasem di Yordania. "Kita memanggil dia, namun dia tidak bisa datang karena kondisi kesehatan. Setelah kita cek, ternyata Kasem menderita stres dan halunisasi seperti dikejar-kejar orang," kata Yuri.Mengetahui kondisi Kasem seperti itu, lanjut Yuri, pihaknya memulangkan Kasem. "Hari ini dia telah tiba di Jakarta pukul 12.45 WIB, didampingi staf WNI dari Yordania," ujarnya.Sebelumnya Direktur Migrant Care Anis Hidayah dalam siaran persnya menyatakan Kasem akan divonis mati di Yordania karena kasus fitnah. Vonis akan dijatuhkan di pengadilan setempat pada Sabtu 28 Januari. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads