Ledakan di Lab BPOM Diduga Akibat Gas Bocor
Jumat, 27 Jan 2006 13:58 WIB
Jakarta - Ledakan dahsyat di Laboratorium II BPOM, Kamis pagi, disinyalir akibat kebocoran gas. Sebab ada 4 saksi yang sempat mencium bau gas di lokasi kejadian.Menurut sumber yang menolak disebutkan namanya di lokasi ledakan, Jalan Percetakan Negara, Jakarta, Jumat (27/1/2006), keempat saksi itu kini diperiksa lagi di Polres Jakarta Pusat.Empat saksi itu antara lain Sumariyah dan Santi. Mereka dimintai keterangan lanjutan setelah sehari sebelumnya sempat mengatakan mencium bau gas sebelum ledakan terjadi.Aparat kepolisian pun tidak menampik. Salah satu aparat sempat mengatakan, kemungkinan memang ada kebocoran gas.Namun saat dikonfirmasi ke tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri, mereka belum memastikan hal itu. Sebab tim masih akan melakukan pencarian menyebab asal muasal ledakan.Ledakan di BPOM menyebabkan 32 orang luka-luka. Luka paling parah diderita Jumadi, petugas kebersihan BPOM, yang sempat kritis dan hingga kini masih dirawat di ruang ICU RS MH Thamrin.Titik ledakan di BPOM adalah ruang Laboratorium Mikrobiologi. Kepala BPOM Sampurno menegaskan, tidak ada bahan kimia yang bersifat eksplosif di ruangan itu. Namun ruangan itu memang menggunakan city gas dengan sejumlah pipa penyalur gas.
(umi/)











































