Diguyur Hujan Deras, Warga Semarang Demo Tolak Playboy
Jumat, 27 Jan 2006 13:53 WIB
Semarang - Hujan deras tidak menyurutkan langkah seratusan warga Semarang untuk melakukan aksi demonstrasi menentang penerbitan majalah Plaboy dan ATM kondom. Mereka melakukan aksi di Bundaran Air Mancur dan gedung DPRD Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang.Aksi dari sekelompok warga yang mengatasnamakan Masyarakat Antipornografi dan Pornoaksi kota Semarang ini sempat memacetkan arus lalu lintas. Maklum saja, tempat yang mereka datangi berdekatan dengan kantor-kantor yang sedang melakukan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS).Sebuah baliho bertuliskan "Tolak pornografi, pornoaksi, Plaboy, dan ATM kondom" dibentangkan. Aksi yang dimulai pukul 10.00 WIB, Jumat (27/1/2006) ini berakhir sekitar pukul 11.30 WIB.Selama aksi berlangsung, mereka membagikan selebaran kepada pengendara yang melewati Bundaran Air Mancur. Mereka juga melakukan orasi dan meneriakkan yel-yel.Dibanding pada aksi sebelumnya yang didominasi kaum hawa, aksi kali ini lebih beragam. Mereka sebagian besar mengenakan kaos warna merah.Dalam rilis yang dibagikan kepada masyarakat, mereka mengutip berita-berita yang dimuat detikcom. Antara lain soal berita soal izin penerbitan Playboy sudah keluar sejak November 2005 dan akan beredar mulai Maret mendatang.Model yang terpilih akan dikontrak Playboy selama 1 tahun. Syaratnya, model minimal 18 tahun, peserta diwajibkan membawa bikini, pakaian dalam, gaun malam, dan berpakaian seksi. "Ini bisa membuat pergaulan bebas," tulis mereka dalam selebaran.
(jon/)











































