Round-Up

Duduk Perkara Heboh Polisi Sempat Ditolak Periksa Napi Kasus Narkoba

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 07:37 WIB
Video anggota Polda Kalteng tak diberi akses masuk ke Lapas Kasongan viral di medsos (Screenshot video viral)
Foto: Video anggota Polda Kalteng tak diberi akses masuk ke Lapas Kasongan viral di medsos (Screenshot video viral)
Jakarta -

Sejumlah anggota Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) mendatangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2A Kasongan. Mereka hendak meminjam narapidana (napi) yang diduga mengatur peredaran narkoba dari balik jeruji besi.

Namun upaya tak mulus. Mereka ditolak masuk ke dalam lapas.

Penolakan pun memicu cekcok. Anggota Polda Kalteng merasa dihalangi saat coba mengungkap kasus narkoba. Peristiwa ini terekam kamera hingga akhirnya viral di media sosial (medsos).

Dalam video terlihat sejumlah polisi meminta kepada petugas lapas (sipir) untuk membuka pintu untuk memeriksa napi. Namun sipir yang ada di dalam lapas tidak membuka pintu masuk.

Pihak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) mengatakan insiden cekcok tersebut yang terjadi pada Sabtu (28/11/2020), sekitar pukul 13.30 WIB itu dipicu kesalahpahaman.

"Kalapas Narkotika Kasongan menerima telepon dari Tim Direktorat Narkoba Polda Kalteng yang menyampaikan maksud akan meminjam (bon) 2 orang narapidana. Pada saat menelepon, tim tersebut sudah berada di depan pintu P2U Lapas Narkotika Kasongan," kata Kabag Humas dan Publikasi Ditjen PAS Rika Aprianti dalam keterangannya, Senin (30/11).

Dia mengatakan, kesalahpahaman berujung penolakan berawal karena petugas penjaga pintu masuk belum menerima kabar soal izin bon napi. Selai itu, lanjutnya, petugas kepolisian juga tak mengenakan seragam dinas saat datang.

"Kalapas telah menyatakan akan memfasilitasi maksud tersebut, namun terjadi kesalahpahaman pada proses tersebut, karena petugas P2U (pintu depan) tidak langsung membuka pintu P2U, tetapi meminta surat tugas dari Tim Polda terlebih dahulu, hal ini menjadi bagian pencegahan terjadinya orang yang salah atau tidak berkepentingan masuk ke Lapas Kasongan, karena Tim yang datang tidak mengenakan pakaian dinas," kata dia.

Namun kemudian akhirnya dua napi diserahkan ke Polda Kalteng untuk diperiksa terkait pengembangan kasus narkoba. Dia mengatakan jajaran Ditjen PAS telah berkomitmen perang terhadap narkoba. Ditjen PAS akan menindak petugas atau warga binaan yang terlibat peredaran narkoba.

Alasan Polda Kalteng hendak meminjam napi dapat dibaca di halaman selanjutnya.