Mendagri Arahkan Kepala Daerah Konsisten Tegakkan Prokes

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 23:21 WIB
Mendagri Tito Karnavian memberikan kuliah umum kepada Praja IPDN di Jatinangor, Jawa Barat.
Foto: Puspen Kemendagri
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian kembali mengumpulkan seluruh bupati dan wali kota se-Indonesia secara virtual pada hari ini. Kesempatan itu ia gunakan untuk memastikan protokol kesehatan (Prokes) COVID-19 dijalankan secara konsisten oleh para bupati dan wali kota di daerahnya masing-masing, terutama menyangkut protokol 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Hari ini jam 14.00 saya sudah zoom meeting dengan kepala daerah, bupati/wali kota untuk mengingatkan dan sekaligus memberikan arahan agar semua Kepala Daerah benar-benar konsisten dalam penegakan Prokes 3M, dan mencegah kerumunan yang berpotensi penularan, demi keselamatan rakyat masing-masing," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (30/11/2020).

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga meminta agar para kepala daerah untuk terus fokus pada 3T (testing secara lebih agresif, tracing contact untuk membendung cluster penularan, dan treatment).

"Serta meningkatkan sistem kesehatan seperti tempat karantina dan rumah sakit berikut sarana-prasarana dan obatnya," tukasnya.

Berikutnya, ia juga meminta para kepala daerah untuk melakukan langkah proaktif guna mencegah kerumunan yang berpotensi penularan, serta menindak tegas bagi yang melanggar setelah diberikan peringatan.

"Membiarkan kerumunan yang berpotensi penularan sama saja dengan membiarkan rakyat saling membunuh. Bukan dengan senjata, tapi saling menularkan virus yang membahayakan," ujarnya.

Sementara itu, khusus untuk para pejabat sementara dan pelaksana tugas kepala daerah, ia meminta selama pemilihan kepala daerah (Pilkada) agar mereka menggunakan kewenangannya untuk fokus pada pengendalian COVID-19.

"Menjaga ekonomi dan mengawal Pilkada yang aman dari gangguan konvensional dan pengendalian COVID-19 di daerah masing-masing," pesan Mendagri.

Selain itu, Tito juga meminta para kepala daerah untuk aktif mencari terobosan agar ekonomi di daerahnya tetap survive tanpa harus mengorbankan kesehatan masyarakat dan keselamatan rakyat dari penularan COVID-19.

"Itu semua memerlukan leadership yang visioner, kreatif dan tegas," pungkasnya.

(mul/ega)