Fusi Partai Harap PPP Bisa Sabet Tiga Besar di Pemilu 2024

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 18:22 WIB
PPP
Foto: PPP
Jakarta -

Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Usamah Hisyam berharap Muktamar IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bisa menjadi momentum yang tepat untuk mengembalikan kebesaran partai. Salah satunya meningkatkan elektabilitas partai di Pemilu 2024.

"Saya harap Muktamar IX PPP ini bisa mengembalikan kebesaran dan kejayaan Partai Persatuan Pembangunan pada pemilu 2024, menjadi (partai) tiga besar," jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (30/11/2020).

Sebagaimana diketahui Parmusi besan NU, Perti dan SI (Sarekat Islam) merupakan empat partai yang melakukan fusi sehingga lahir PPP pada tahun 1973. Usamah berharap semua fusi partai itu dirangkul erat karena akan menjadi kekuatan PPP di masa depan.

"Kemudian, fusi-fusi partai ini kembali diberi peran di dalam mitra strategis untuk membesarkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP)," harapnya.

Senada dengan Parmusi, Ketua Umum SI Hamdan Zoelva juga berharap Muktamar IX PPP bisa mengembalikan PPP sebagai satu-satunya partai berasaskan Islam di Indonesia yang menjadi partai papan atas pada Pemilu 2024 yang akan datang dan seterusnya.

"Kesempatan Muktamar ini dijadikan momentum untuk mengambil kebijakan-kebijakan dan keputusan penting bagi partai untuk mengembalikan marwahnya sebagai partai besar. Jangan (menjadi) partai papan bawah, harus (menjadi) partai papan atas dan itu sangat bisa dilakukan," paparnya.

Dia menuturkan Muktamar bisa menjadi kesempatan bagi PPP untuk mengembalikan jati dirinya serta untuk bisa mendekatkan lagi kepada umat dan yang kembali menjadi partai besar. "PPP bisa kembali menjadi tiga besar partai politik (di Indonesia) seperti Pemilu 1999," terangnya.

Diketahui, Muktamar IX PPP yang digelar di Kota Makassar pada 18-21 Desember 2020 menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Di antaranya adalah dengan menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Selain itu, semua calon peserta Muktamar PPP harus melakukan tes PCR (polymerase chain reaction test) atau tes usap.

(ega/ega)