Satgas COVID-19 Daerah Diminta Jaga Ketersediaan Alat Kesehatan

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 10:55 WIB
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito
Foto: Satgas Penanganan COVID-19
Jakarta -

Pemerintah meminta Satgas COVID-19 di daerah untuk memantau dan memonitor ketersediaan alat material kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan di daerahnya masing-masing. Satgas daerah juga diminta untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat jika terjadi kendala.

"Jangan sampai layanan kesehatan terhambat akibat kurangnya ketersediaan alat material kesehatan," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dikutip dari situs resmi Satgas COVID-19, Senin (30/11/2020),

Wiku menuturkan Satgas Penanganan COVID-19 telah mendistribusikan alat material kesehatan ke berbagai daerah pada (24/11) lalu. Hal itu dilakukan agar penanganan pandemi COVID-19 di daerah tetap optimal sehingga mampu menekan perkembangan virus.

Adapun alat material tersebut di antaranya, masker bedah sebanyak 24,5 juta unit, alat pelindung diri (APD) 5,8 juta unit, masker N95 sebanyak 6 juta unit, face shield sebanyak 156 ribu unit, medical gloves sebanyak 1 juta unit, portable ventilator sebanyak 1.200 unit, rapid test 1,1 juta unit, reagen PCR sebanyak 3,9 juta unit dan reagen RNA sebanyak 3,1 juta unit.

Dia menambahkan distribusi alat material kesehatan merupakan bentuk nyata dukungan dari berbagai pihak terhadap upaya pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19 ini. "Tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak, maka capaian ini tentunya akan sulit diraih," ungkapnya.

Alat material kesehatan yang sudah didistribusikan menjadi modal utama bagi daerah untuk dapat memasifkan 3T yaitu testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan) dan treatment (perawatan).

Wiku menegaskan Satgas COVID-19 meminta seluruh daerah untuk memaksimalkan penggunaan alat material kesehatan yang sudah didistribusikan. "Jika ada kendala, segera koordinasikan dengan pemerintah pusat agar segera dicari jalan keluarnya," tandasnya.

Sebagai informasi, dalam mendukung upaya pemerintah menghentikan kasus COVID-19 di Indonesia, masyarakat harus berperan aktif dengan selalu #IngatPesanIbu menerapkan 3M, yakni #memakaimasker, #menjagajarak, dan #mencuci tangan seperti yang selalu dikampanyekan Satgas COVID-19.

(prf/ega)