Bersaing Lewat Petisi, Pro Playboy Pontang-panting Kejar Kubu Kontra
Jumat, 27 Jan 2006 10:28 WIB
Jakarta -
Selain ramai di dunia nyata, pro kontra Playboy juga heboh di dunia maya. Kubu kontra Playboy mengambil start lebih dulu dengan merilis petisi secara online. Akhir minggu lalu, petisi ini telah diklik lebih seribu penanda tangan.Sedangkan kubu pro Playboy, baru mengambil ancang-ancang pekan ini. Jadi bisa dimaklumi bila kubu pro agak terpontang-panting mengejar skor.Sebelumnya, saat kedua petisi diturunkan detikinet pada Rabu (25/1/2006) pukul 10.01 WIB, petisi kontra Playboy sudah ada di kisaran 3.040 tanda tangan. Sedangkan pro Playboy baru 101.Saat dijenguk lagi Jumat (27/1/2006) pukul 10.28 WIB, petisi kontra Playboy telah diteken 4.727. Sedangkan pro Playboy masih kesulitan mendongkrak dukungan, meskipun jumlahnya terus bertambah. Pada jam yang sama, peneken kubu kontra ini sebanyak 712 peneken."Playboy harus tetap terbit. Dibandingkan dengan tabloid-tabloid yang beredar sekarang, mendingan tabloid-tabloid itu yang tidak usah beredar! Hidup Playboy," tulis Seno Ahmad, seorang peneken petisi pro Playboy. "Nggak perlu ditolak, karena koran/tabloid yang mirip sudah banyak di Indonesia dan diizinkan, toh nggak ditolak!" komentar Ben.Berbeda dengan rivalnya, petisi tolak Playboy boleh dibilang tidak ada yang menuliskan komentarnya. Anda kubu yang mana?
(nrl/)










































