RS UMMI Ungkap Tak Rekomendasikan Habib Rizieq untuk Tes Swab

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Minggu, 29 Nov 2020 21:46 WIB
RS UMMI, Kota Bogor, Jawa Barat
RS UMMI (Foto: M Sholihin)
Jakarta -

Habib Rizieq Shihab (HRS) dan keluarganya melakukan swab test COVID-19 dari Medical Emergency Rescue Committee (MER-C). Rumah Sakit (RS) UMMI Bogor menyebut, Rizieq sebenarnya tidak direkomendasikan untuk melakukan swab test.

"Itu salah satu hal yang perlu saya klarifikasi. Sesungguhnya dari DPJP (dokter penanggung jawab pelayanan) kami pun tidak merekomendasikan untuk diswab. Hanya Pak Wali Kota (Bogor, Bima Arya) ketika ketemu saya langsung di atas, 'Pak Naja, bagaimana kalau dikomunikasikan langsung agar Habib diswab?' 'Pak wali, itu privasinya Pak Habib Rizieq tapi saya akan komunikasikan'," kata Direktur Umum RS UMMI Najamudin, di Balai Kota Bogor, Jalan Ir H. Juanda, Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (29/11/2020).

Najamudin mengaku langsung menyampaikan keinginan Bima Arya ke keluarga Rizieq, yakni Habib Hanif Alatas. Dia pun menegaskan RS UMMI tidak melakukan swab test ke Rizieq dan keluarganya.

"Memang dari awal, kan langsung ditangani, dokter DPJP kita. Dan memang tidak ada rencana swab karena kondisi kesehatan beliau juga sudah kita evaluasi, dan belum pada hari itu diswab, tidak ada," ucapnya.

Dia menambahkan muncul miskomunikasi antara RS UMMI dengan Bima Arya terkait swab test Rizieq. Namun, sambungnya, masalah ini telah selesai.

"Dan hari ini kita sudah duduk bersama dan alhamdulillah selesai," tandas dia.

Sebelumnya, RS UMMI pun menjelaskan pihaknya hingga saat ini belum menerima hasil pemeriksaan PCR Habib Rizieq Syihab (HRS). RS UMMI saat ini masih berkoordinasi dengan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C).

"Adapun pandangan kami tidak memberikan laporan yang lengkap terkait dengan laporan tempat laboratorium tempat spesimen, yang terjadi adalah kami pun sampai saat ini belum mendapatkan informasi terkait hal itu, dan sampai saat ini kami masih mengusahakan kepada pihak MER-C, tapi sampai saat ini kami belum bisa mendapatkan hasil," kata Direktur Utama RS UMMI dr Andi Tatat saat konferensi pers di Balai Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (29/11/2020).

(ibh/ibh)