Satgas Sebut Kesiapan 'Cold Chain' untuk Distribusi Vaksin Capai 97%

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 29 Nov 2020 11:41 WIB
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito
Foto: Satgas Penanganan COVID-19
Jakarta -

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan saat ini rata-rata kesiapan cold chain atau rantai dingin vaksin yang berfungsi di Indonesia sudah mencapai 97 persen. Pemerintah pun kini tengah melakukan finalisasi untuk menentukan daerah prioritas yang akan memperoleh vaksin dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti jumlah kasus, penduduk, luas wilayah, dan lainnya.

Prof Wiku menerangkan pemerintah pusat juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan dalam program vaksinasi COVID-19.

"Jumlah SDM yang dibutuhkan tentunya menyesuaikan jumlah peserta vaksinasi. Lalu koordinasi yang dilakukan juga meliputi sarana pendukung lainnya yang dibutuhkan saat program vaksinasi dilakukan," ungkap Prof Wiku dikutip dari covid19.go.id, Minggu (29/11/2020).

Lebih lanjut, Prof Wiku mengatakan program vaksinasi nasional juga sangat bergantung pada hasil uji klinis tahap 3 yang sedang dilakukan saat ini. Nantinya hasil tersebut akan dikaji oleh Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (POM) sebelum dikeluarkannya emergency use of authorization (EUA).

"Kami berharap tahapan ini berjalan sesuai rencana sehingga vaksinasi dapat dilakukan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Sekarang pemerintah fokus memastikan bahwa vaksin yang akan digunakan nanti aman, berkhasiat dan minim efek samping," imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memastikan kesiapan pelaksanaan program vaksinasi COVID-19 secara nasional. Hal ini dilakukan saat Kepala Negara meninjau langsung simulasi vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Tanah Sareal, Bogor, Rabu (18/11) yang lalu untuk memastikan seluruh prosesnya berjalan lancar.

"Secara logistik, kesiapan prosedur untuk menjaga suhu vaksin atau cold chain sudah siap, untuk menjaga kualitas dan efektivitasnya sudah berjalan dengan baik," pungkas Prof Wiku.

Sebagai informasi, dalam mendukung upaya pemerintah menghentikan kasus COVID-19 di RI, masyarakat harus berperan aktif dengan selalu #IngatPesanIbu menerapkan 3M, yakni #memakaimasker, #menjagajarak, dan #mencuci tangan seperti yang selalu dikampanyekan Satgas COVID-19.

Tonton video 'Menristek Sebut Vaksin Merah Putih Bisa Diekspor':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)