Soal Ketum PPP, Politisi Senior: Siapa Pun Terpilih Itu Takdir Allah

Nurcholis Maarif - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2020 20:22 WIB
KH. Muslich Zainal Abidin
Foto: dok. PPP
Jakarta -

Politisi senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) KH. Muslich Zainal Abidin berharap Muktamar IX PPP menjadi momentum yang dapat membangun soliditas dan kebersamaan kader PPP dari pusat sampai daerah. Ia berharap ketua umum yang terpilih nantinya dapat membangun soliditas kader dari pusat sampai daerah.

"Siapapun nanti yang terpilih jadi Ketua Umum PPP, itu adalah takdir dan pilihan Allah yang terbaik. Kita harus ikhlas dengan pilihan itu. Jadi kalau semua diniatkan karena Allah, apapun yang terjadi akan tetap solid dan bersatu," terangnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/11/2020).

ia mengatakan kalau sampai selesai muktamar PPP masih tidak kompak, maka akan menyulitkan langkah PPP. Maka ketua umum terpilih nantinya harus mampu membangun soliditas kader PPP dari pusat sampai daerah.

"Saya sebagai orang tua di PPP yang pernah jadi ketua DPC di tahun 1980-an, saya harap suasana guyub, solid, rukun, dan kompak selalu hadir di PPP. Apalagi kita akan menghadapi ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) yang mungkin lebih tinggi" ungkapnya.

Ia meyakini dengan soliditas, PT akan bisa mudah dilampaui. Selanjutnya semua kader PPP harus terus optimis dan berjuang agar PPP meraih kejayaannya kembali.

"Situasi saat ini PPP memang berada di posisi paling buncit di parlemen dengan hanya 19 kursi. Ke depan sukses dan tidaknya tergantung kader-kader PPP, kader muda maupun yang sudah tua ataupun sepuh rapatkan shaf (barisan) semuanya bersatu membesarkan partai dan merebut hati umat," ujarnya.

Lebih lanjut anggota DPR RI ini berharap agar kader PPP yang di DPR turun langsung ke masyarakat dan jangan hanya duduk di kursi. Ini supaya bisa saling bertegur sapa dan menyerap aspirasi masyarakat.

"Kita harus turun dan meyakinkan masyarakat, kalau PPP memperjuangkan aspirasi kepentingan umat dan satu-satunya partai yang berasaskan Islam di Indonesia," terangnya.

Selain itu, ia berharap kepada ketua umum yang terpilih untuk menyusun struktur kepengurusan dengan teliti dan cermat. Lalu struktur kepengurusan harus diisi oleh orang-orang yang ikhlas dan bisa membesarkan partai.

"Ke depan kepengurusan di PPP harus diisi oleh orang punya rekam jejak yang baik, ikhlas berjuang demi partai, punya integritas dan jujur," ulasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan yang tidak kalah penting, kader PPP harus mengamalkan dan perbanyak baca selawat. Dengan selawat, kata dia, segala urusan akan dipermudah oleh Allah, termasuk kemenangan PPP.

"Saya yakin jika semua kader PPP rajin baca selawat, PPP bisa masuk 4 atau 5 besar di pemilu 2024," tukasnya.

Simak juga video 'Pesan Ma'ruf Amin ke Pengurus MUI yang Baru':

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)