Hakim: Siapa Bohong soal Surat Jalan Djoko Tjandra?

Dwi Andayani - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 23:08 WIB
Sidang kasus surat jalan Djoko Tjandra, 27 November 2020. (Dwi Andayani/detikcom)
Sidang kasus surat jalan Djoko Tjandra, 27 November 2020. (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Brigjen Prasetijo Utomo mengungkapkan Anita Kolopaking meminta dibuatkan surat jalan untuk Djoko Tjandra. Hal ini lantas dibantah oleh Anita.

Bantahan ini disampaikan Anita dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (27/11/2020). Anita menyebut dia tidak meminta dibuatkan surat oleh Prasetijo, namun membicarakan permasalahan OJK.

"Saya betul-betul tidak pernah menyampaikan hal tersebut, yang ada adalah kami berdiskusi terkait OJK. Saya mengatakan bahwa Pak Pras bagaimana kalau nantinya biar gampang berkomunikasi dengan Bapak (Djoko Tjandra) langsung, supaya bapak juga mendengarkan. (Prasetijo jawab) Oh iya bagus Bu Anita," kata Anita.

Anita menuturkan, Prasetijo langsung memanggil Kaur TU Ro Korwas PPNS Bareskrim Polri, Dody Jaya. Menurut Anita, pada saat itulah Dody mengusulkan untuk pembuatan surat jalan.

"Lalu, kalau memang jadi ketemu, bagaimana kalau kita mengatur pertemuan. Iya nanti coba deh saya pikir untuk pertemuan," kata Anita.

"Lalu kalau nggak salah Pak Pras memanggil Pak Dody, terus dari saat itu Pak Dody bicara siapain saja Pak surat jalannya," sambung Anita.

Anita kembali menegaskan bahwa dia tidak meminta pembuatan surat. "Jadi tidak pernah terlintas dari mulut saya, saya di bawah sumpah, sekali lagi sumpah saya itu benar benar adanya," tuturnya.

Selanjutnya, hakim bertanya soal siapa yang berbohong.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Sidang Kasus Surat Jalan, Djoko Tjandra, Anita dan Brigjen Prasetijo Dikonfrontasi"
[Gambas:Video 20detik]